PASURUAN | gatradaily.com – Upaya digitalisasi pelayanan publik kini mulai diterapkan hingga tingkat desa. Pemerintah Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menghadirkan inovasi berupa buku tamu digital berbasis QR code untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sistem tersebut, warga maupun tamu yang datang ke kantor desa tidak lagi harus mengisi buku tamu secara manual.

Pengunjung cukup memindai kode QR yang tersedia menggunakan telepon seluler, kemudian mengisi data diri dan keperluan pelayanan secara digital.

Kepala Desa Randupitu, Muhammad Fuad, mengatakan penerapan buku tamu digital ini bertujuan mempermudah pendataan sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan sistem ini, data pengunjung dapat tercatat secara lebih rapi dan akurat. Kami juga bisa mengetahui kebutuhan warga yang datang sehingga pelayanan bisa lebih cepat dan tepat sasaran,” kata Fuad saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Sabtu (9/5/2026)

Menurut dia, inovasi tersebut menjadi langkah awal menuju sistem tata kelola desa berbasis teknologi informasi. Ke depan, pemerintah desa berencana mengembangkan fitur pelayanan yang lebih lengkap agar masyarakat dapat memilih jenis layanan maupun petugas yang dituju sebelum datang ke kantor desa.

“Untuk saat ini masih fokus pada pelayanan administrasi umum karena itu yang paling sering dibutuhkan masyarakat. Namun sistem ini akan terus dievaluasi dan dikembangkan,” ujarnya.

Penerapan buku tamu digital itu mendapat respons positif dari sejumlah pengunjung. Salah satunya Mia, pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan, yang mengaku terkesan dengan inovasi pelayanan di Desa Randupitu.

“Baru pertama kali saya menemukan buku tamu digital di kantor desa. Ini terobosan yang sangat baik karena memudahkan pendataan dan meningkatkan akurasi data,” katanya.

Selain mempermudah proses administrasi, sistem digital tersebut dinilai mampu mengurangi antrean dan meminimalkan kesalahan pencatatan.

Data pengunjung juga tersimpan otomatis dalam basis data sehingga lebih mudah ditelusuri saat dibutuhkan.

Pemerintah Desa Randupitu berharap inovasi tersebut dapat menjadi bagian dari pengembangan konsep Smart Village atau desa cerdas yang mengedepankan pelayanan publik berbasis teknologi informasi.(syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *