PASURUAN | gatradaily.com – Audiensi Aliansi Poros Tengah soal PBJT Tenaga Listrik di Bapenda Kab. Pasuruan, Jumat [8/5/2026], berakhir ricuh. Kecewa tak dapat data, massa aksi _walk out_ dari ruang pertemuan.

Koordinator Poros Tengah, Yudi Buleng, menyebut surat audiensi sudah dikirim H-7. Namun Kepala Bapenda absen. Audiensi hanya diterima staf yang tak pegang data.

“Ditanya realisasi PBJT 2024-2025 berapa, alokasi PJU 40% sudah belum, jawabnya ‘catat dulu, nanti sampaikan pimpinan’. Ini lembaga pemerintah apa?” sentil Yudi dengan nada tinggi.

Staf Bapenda, Waras Mulyono, berdalih Plt. Kaban dan Plt. Sekretaris ada giat di Raci. “Apapun pertanyaan, kami catat dan laporkan pimpinan,” ujarnya. Jawaban itu justru memantik kekecewaan.

“Bapenda sengaja tidak kooperatif. Pejabat seperti ini tidak layak pimpin. Dialog baik-baik gagal, kita datang lagi dengan demo,” tegas Saiful Arif, koordinator lain, usai _walk out_.

Poros Tengah memberi ultimatum: buka data PBJT atau siap-siap dilaporkan ke Ombudsman RI dan digeruduk masa melalui aksi demonstrasi.(ze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *