PASURUAN | gatradaily.com – Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya akan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor BAPPENDA Kabupaten Pasuruan pada Kamis (21/5/2026).

Massa aksi membawa sejumlah tuntutan terkait pengelolaan pendapatan daerah dan transparansi data perusahaan.

Dalam pernyataannya, aliansi meminta dilakukan audit khusus terhadap pola pelaksanaan pengolahan pajak daerah.

Audit itu diusulkan melibatkan DPRD Kabupaten Pasuruan, Inspektorat, BPK RI Perwakilan Jawa Timur, serta BAPPENDA.

Mereka menilai audit diperlukan untuk mencocokkan laporan resmi dengan kondisi riil di lapangan, khususnya terkait potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Selain audit, Poros Tengah juga mendesak pencopotan Kepala BAPPENDA Kabupaten Pasuruan. Tuntutan itu disampaikan karena adanya dugaan lemahnya pengawasan serta minimnya transparansi dalam pengelolaan PAD.

Tak hanya menyasar BAPPENDA, aliansi juga menyampaikan tuntutan kepada Bupati Pasuruan. Mereka meminta evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan PAD dari sektor hotel, restoran, parkir, PBJT tenaga listrik, hingga PBB-P2.

Poros Tengah turut menyoroti keterbukaan data TJSL atau CSR perusahaan di Kabupaten Pasuruan. Menurut mereka, data tersebut harus dibuka agar dapat diawasi publik secara transparan.

Koordinator Poros Tengah Pasuruan Raya, Yudi Buleng, mengatakan aksi akan dilakukan secara konstitusional sesuai Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

“Aksi ini akan berjalan damai dan sesuai aturan. Jika tuntutan tidak ditindaklanjuti, kami akan melakukan aksi lanjutan,” ujar Yudi.(ze)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *