PROBOLINGGO | gatradaily.com – Kompensasi jalan dari aktivitas tambang di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, diklaim telah disalurkan kepada warga sesuai data penerima yang disepakati sejak awal.
Koordinator pengurus jalan desa, Buasem (48), mengatakan seluruh warga yang berhak menerima kompensasi akibat dampak debu dari aktivitas armada tambang telah mendapatkan haknya.
“Warga Desa Tanjung Rejo yang selama ini mendapat kompensasi dari tambang akibat gangguan debu jalan sudah menerima semua sesuai data yang kami miliki sejak awal. Kwitansi dan foto penerimaan juga lengkap terdokumentasi,” ujar Buasem saat memberikan klarifikasi terkait rumor yang beredar di masyarakat.
Menurut Buasem, mekanisme kompensasi dan pengelolaan perbaikan jalan desa tersebut telah berjalan sekitar lima tahun. Kesepakatan itu tercapai melalui pertemuan antara warga, pengurus tambang, serta Muspika Kecamatan Tongas.
Ia menjelaskan, pihak tambang juga berkomitmen melakukan perbaikan jalan desa yang rusak akibat aktivitas kendaraan tambang secara berkala.
“Kami telah melakukan perbaikan jalan desa yang rusak dan akan terus melakukan perbaikan secara berkala agar kondisi jalan tetap baik. Material dan biaya tenaga kerja juga berasal dari pihak tambang,” kata dia.
Sejumlah warga menyambut positif perbaikan jalan yang dilakukan. Ali, salah satu warga Desa Tanjung Rejo, mengaku terbantu dengan adanya perbaikan tersebut.
“Kami berterima kasih kepada pihak tambang yang telah memperbaiki jalan desa kami. Harapannya perbaikan ini terus dilakukan secara berkala,” ujarnya.
Buasem menambahkan, kompensasi tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pihak tambang dan warga yang dijalankan secara transparan. Hal itu sekaligus menjawab pemberitaan sebelumnya terkait isu kompensasi yang disebut belum sepenuhnya diterima warga.
Ke depan, kerja sama antara pihak tambang dan masyarakat diharapkan terus terjalin, khususnya dalam menjaga kondisi jalan desa yang menjadi akses utama warga di Desa Tanjung Rejo.
Selain meningkatkan kenyamanan masyarakat, perbaikan infrastruktur juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi serta memberi kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo.(ze)



