PASURUAN | gatradaily.com – Seorang warga Prigen, Supardi (43), menjadi korban penembakan airsoft gun setelah terlibat cekcok dengan terlapor terkait kesepakatan kompensasi yang belum dipenuhi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu pagi, 15 April 2026, di kawasan Vila Senopati, Lingkungan Pesanggrahan, Kecamatan Prigen, Pasuruan.
Menurut keterangan Supardi, ia mendatangi lokasi untuk menagih janji kompensasi setelah merasa dirugikan atas pelayanan yang diberikan anak buah terlapor di wisma miliknya.
Ia mengaku telah menyewa tenaga kerja tersebut, namun pelayanan yang diterima tidak sesuai dengan kesepakatan yang dibuat sebelumnya.
“Awalnya hanya ingin menagih janji ganti rugi sesuai kesepakatan. Tapi justru terjadi cekcok yang memanas,” ungkap Supardi.
Pertemuan yang dimulai dengan percakapan biasa berakhir dengan ketegangan. Suasana memanas hingga terjadi adu mulut antara keduanya. Di tengah cekcok tersebut, terlapor diduga mengeluarkan airsoft gun dan menembakkan senjata tersebut ke arah Supardi.
Tembakan mengenai beberapa bagian tubuh korban, termasuk leher, dada, bahu, perut, dan pipi sebelah kiri. Supardi segera dilarikan ke puskesmas terdekat setelah mengalami luka-luka yang cukup serius.
Beruntung, meskipun mengalami luka yang cukup parah, nyawa Supardi berhasil diselamatkan. Ia melaporkan kejadian ini ke Polres Pasuruan dan berharap proses hukum dapat segera berjalan.
Kasi Humas Polres Pasuruan, Joko Suseno, membenarkan bahwa laporan atas kejadian tersebut sudah diterima pihak kepolisian.
“Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas pelaku serta mendalami motif dan kronologi kejadian ini,” ujar Joko Suseno. Jum’at (17/04/2026).
Polisi saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut dan berupaya mengungkap identitas terlapor serta motif dibalik insiden penembakan ini.
Pihak kepolisian juga tengah mendalami kronologi kejadian untuk memastikan proses hukum dapat berjalan dengan tepat.(syn)




