PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperluas pasar melalui kegiatan Business Day yang digelar di Pasuruan Creative Center (PCC), Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang digelar Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan itu dibuka Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori.
Sebanyak 15 pelaku UMKM mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan finalis UMKM Awards Kabupaten Pasuruan 2026 yang dinilai memiliki produk berkualitas serta telah mampu membangun citra merek.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghony mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk bertemu langsung dengan calon pembeli maupun mitra usaha.
“Para UMKM ini juga merupakan finalis UMKM Awards Kabupaten Pasuruan tahun 2026 yang nantinya akan mendapatkan apresiasi dari Bupati Pasuruan. Produknya sudah pasti bagus, punya pangsa pasar tersendiri,” kata Ghony.
Menurut dia, peserta diberi keleluasaan untuk membangun komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama dengan calon buyers yang hadir.
“Kami bebaskan untuk berinteraksi sendiri, silakan bertransaksi sesuai keinginan dan harapan UMKM maupun buyers sendiri. Intinya kami sangat excited untuk memfasilitasinya,” ujarnya.
Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori mengatakan, pengembangan UMKM membutuhkan perubahan pola pikir dari sekadar berorientasi pada produksi menjadi membangun bisnis secara menyeluruh.
Pelaku UMKM, kata dia, perlu memperkuat merek, menjaga konsistensi kualitas, melakukan inovasi, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pasar.
“Melalui business day ini saya mendorong agar terjadi lebih banyak business matching dan kolaborasi nyata antara UMKM dengan perbankan, perusahaan besar, marketplace maupun mitra usaha lainnya,” kata Shobih.
Ia menambahkan, Pemkab Pasuruan berkomitmen menciptakan ekosistem usaha yang mendukung pertumbuhan UMKM.
Dukungan itu dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), fasilitasi perizinan, hingga penguatan strategi pemasaran.
Shobih berharap UMKM di Kabupaten Pasuruan tidak hanya mampu bertahan di pasar lokal, tetapi juga berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.
“Mari kita jadikan UMKM Kabupaten Pasuruan sebagai kekuatan ekonomi daerah yang tangguh, inovatif, mandiri, berdaya saing dan mampu menembus pasar yang lebih luas bahkan pasar global,” tuturnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembekalan strategi bisnis kepada para peserta. Materi disampaikan akademisi Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. Eric Harianto.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Pasuruan berharap pertemuan antara UMKM dan calon mitra usaha tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berlanjut menjadi kerja sama bisnis yang konkret.(syn)

