Bupati Sidoarjo Cek Rumah Warga Tak Layak Huni, Beri Bantuan Kursi Roda di Buduran
SIDOARJO | gatradaily.com – Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn meninjau rumah tidak layak huni (RTLH) milik warga di Kecamatan Buduran. Dalam kunjungan itu, Subandi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga yang membutuhkan.
Subandi mengunjungi rumah Ika Yasih, warga Dusun Jambe, Desa Banjarkemantren, Kecamatan Buduran, Minggu (27/9/2026).
Ia didampingi pejabat Dinas Sosial Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, perangkat desa, serta RT/RW setempat.
Saat tiba di lokasi, Subandi melihat langsung kondisi rumah Ika yang membutuhkan perbaikan. Bagian atap dan kamar mandi menjadi perhatian karena dinilai berpotensi membahayakan penghuni, terutama saat hujan maupun angin kencang.
Pemkab Sidoarjo akan melakukan perbaikan pada sejumlah bagian rumah tersebut. Renovasi meliputi perbaikan atap, peninggian lantai, hingga rehabilitasi kamar mandi.
“Alhamdulillah, pagi ini kami melakukan peninjauan langsung ke rumah Ibu Ika yang kondisinya sudah tidak layak huni. Semoga setelah diperbaiki, nantinya rumah ini dapat ditempati dengan lebih aman dan nyaman oleh keluarga,” kata Subandi.
Selain kondisi rumah, Subandi juga melihat adanya pohon besar di sekitar kediaman Ika. Pohon tersebut dinilai berpotensi membahayakan penghuni maupun bangunan.
Pemkab Sidoarjo akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta pemerintah desa untuk menindaklanjuti keberadaan pohon tersebut.
“Terdapat pohon besar di sekitar rumah yang berpotensi membahayakan. Sehingga perlu dipotong. Pemotongan tentu harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan kerusakan pada rumah maupun lingkungan sekitar,” jelasnya.
Ika menyambut baik perhatian Pemkab Sidoarjo. Ia berharap rumahnya segera direnovasi sehingga lebih aman dan nyaman untuk ditempati bersama keluarga.
“Semoga rumah saya bisa segera direnovasi dan menjadi lebih layak untuk ditempati bersama keluarga,” ujar Ika.
Dalam kunjungan di Kecamatan Buduran, Subandi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga. Mereka yakni Nur Hadi, warga Desa Buduran, dan Dewi Sariyati, warga Desa Sidokepung.
Nur Hadi yang berusia 64 tahun diketahui pernah menjadi imam masjid dan loper koran. Saat ini, ia mengalami kondisi saraf terjepit sehingga membutuhkan alat bantu mobilitas.
Sementara Dewi Sariyati mengalami pengapuran pada kaki. Bantuan kursi roda diharapkan dapat membantu keduanya menjalani aktivitas sehari-hari.
“Bantuan kursi roda ini diharapkan bisa membantu aktivitas sehari-hari penerima manfaat. Semoga mereka bisa lebih mandiri, tetap produktif, dan dapat bersosialisasi dengan tetangga sekitar,” tutur Subandi.
Pemkab Sidoarjo menyatakan penanganan RTLH dan penyaluran bantuan sosial menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah juga melibatkan perangkat desa dan sejumlah pihak terkait agar bantuan dapat diberikan kepada warga yang membutuhkan.(syn)*

























