MALANG | gatradaily.com – Rumah Sehat rehabilitasi milik Yayasan Nawasena Arsa Indonesia di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, menggelar buka puasa bersama (buber) dengan seluruh staf dan pasien, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap bulan suci Ramadhan ini tidak sekadar seremoni kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari pendekatan pemulihan berbasis spiritual bagi para pasien rehabilitasi.
Di yayasan tersebut, pasien yang beragama Islam dibimbing untuk menjalankan ibadah shalat lima waktu dan mengaji sebagai bagian dari proses pendampingan.
Momentum Ramadhan dimanfaatkan untuk memperkuat refleksi diri dan pembinaan mental selama menjalani rehabilitasi.
Ketua Yayasan Nawasena Arsa Indonesia, Arief Ramadhansyah, mengatakan bahwa bulan Ramadhan harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi tahunan.
“Momentum Ramadhan menjadi ruang refleksi dan penguatan spiritual, baik bagi pasien maupun seluruh pengelola,” ujar Arief kepada awak media.
Menurut dia, kegiatan buka puasa bersama juga menjadi bentuk rasa syukur atas kelancaran ibadah puasa sekaligus capaian program rehabilitasi yang telah dijalankan.
Arief menilai suasana kebersamaan memiliki peran penting dalam proses pemulihan pasien, terutama bagi mereka yang tengah berjuang melepaskan diri dari ketergantungan narkotika.
“Dukungan emosional dan lingkungan yang positif diyakini dapat mempercepat proses rehabilitasi,” katanya.
Ia menambahkan, buka bersama bukan hanya tentang menyantap hidangan setelah seharian berpuasa, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi, berbagi, serta mempererat hubungan sosial antara pasien dan staf yayasan.
Melalui kegiatan ini, yayasan ingin menegaskan bahwa rehabilitasi bukan semata program medis, melainkan perjalanan pemulihan yang sarat nilai kemanusiaan, spiritualitas, dan kebersamaan.
Ramadhan pun diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan tekad bahwa setiap individu memiliki kesempatan kedua untuk bangkit dan menata masa depan yang lebih baik.(syn)



