PASURUAN | gatradaily.com – Musyawarah Cabang (Muscab) VII Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Pasuruan yang digelar di Royal Senyiur Hotel, Rabu (15/4/2026), tak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga momentum penegasan kepemimpinan dan arah strategis sektor pariwisata daerah.

Ketua panitia, Lucas, menyampaikan bahwa Muscab merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali. Dalam proses pemilihan Ketua Badan Pimpinan Cabang (BPC) PHRI Pasuruan, terdapat empat kandidat yang mencalonkan diri. Namun, hanya satu kandidat yang memenuhi seluruh persyaratan.

“Untuk ketua PHRI saat ini diduduki kembali oleh Pak Fuji Subagio. Sebenarnya ada empat kandidat, namun tiga di antaranya kurang memenuhi persyaratan, sehingga yang terpilih kembali Pak Fuji Subagio,” ujarnya.

Lucas menambahkan, posisi ketua PHRI bukanlah tugas yang ringan karena mengemban amanah besar dari para pelaku usaha di sektor perhotelan dan restoran. Oleh karena itu, dibutuhkan dukungan dan doa dari seluruh anggota agar kepemimpinan dapat berjalan optimal.

Sementara itu, Ketua BPD PHRI Jawa Timur, Dwi Cahyono, menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih beserta jajaran kepengurusan PHRI Pasuruan. Ia menekankan pentingnya soliditas dalam menjalankan organisasi.

“Meski amanah ini berat, tetapi tidak akan terasa jika dijalankan dengan kompak dan penuh doa,” kata dia.

Dukungan juga datang dari Dinas Pariwisata yang diwakili Sekretaris, Nurul. Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa PHRI Pasuruan semakin maju dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pariwisata daerah.

“Selamat dan semoga sukses dalam mengemban amanah yang telah dipercayakan. Ke depan, kami berharap PHRI terus berkembang, menggandeng UMKM, serta ikut memajukan potensi wisata di wilayah Pasuruan,” ujarnya.

Ketua PHRI Pasuruan terpilih, Fuji Subagio, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia mengakui bahwa amanah tersebut cukup berat, terlebih di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak pada kenaikan harga bahan pokok.

“Saya berterima kasih atas dukungan dan doa dari semuanya. Meski amanah ini berat, kami bersama seluruh anggota PHRI akan tetap bersemangat untuk memajukan pengusaha hotel dan restoran di Pasuruan,” tuturnya.

Ia menegaskan, PHRI akan terus memperkuat kolaborasi dengan sektor pariwisata serta menggandeng pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami akan terus berkolaborasi untuk memajukan pariwisata, sekaligus mendukung UMKM agar bisa berkembang bersama, meski di tengah kondisi ekonomi yang menantang,” katanya.(syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *