<p style="text-align: justify;"><em><strong>PASURUAN</strong></em> | <em><span style="color: #ff0000;"><strong>gatradaily.com</strong></span></em> – Kasus kekerasan atau yang sering disebut <a href="https://gatradaily.com/stop-bullying-kasus-perundungan-siswa-kelas-5-di-sdn-latek-bangil-kepsek-diduga-tutup-mata/">bullying</a> di lingkungan <a href="https://dapo.dikdasmen.go.id/sekolah/706C2CECD226E7F1F920">SDN Latek</a>, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, akhirnya menemui titik terang setelah mencuatnya pemberitaan beberapa waktu lalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kasus ini menjadi sorotan publik, baik dari kalangan masyarakat maupun aktivis pemerhati pendidikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Peristiwa ini semakin viral setelah muncul berita yang menyebut bahwa Kepala Sekolah SDN Latek diduga enggan memberikan klarifikasi atau memilih bungkam.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, kini Kepala Sekolah SDN Latek, Iis Megawati, akhirnya angkat bicara untuk menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil pihak sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut Iis Megawati, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan saat ini masih menunggu hasil asesmen dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinas PPA) Kabupaten Pasuruan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menegaskan bahwa asesmen telah dilakukan terhadap anak yang dilaporkan, termasuk orang tuanya, sehingga pihak sekolah hanya perlu menunggu hasil dari dinas terkait sebelum memberikan klarifikasi lebih lanjut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami sudah melakukan koordinasi dengan semua pihak, termasuk Dinas Pendidikan. Kami tidak langsung mengklarifikasi karena kami merasa sudah melaporkan kasus ini ke dinas terkait. Fokus utama kami adalah mempertimbangkan dampak dari kasus ini terhadap lingkungan sekolah,&#8221; ungkap Iis Megawati.</p>
<p style="text-align: justify;">Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak sekolah akan memberikan klarifikasi berdasarkan data resmi setelah hasil asesmen diterbitkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Sejak awal, pihak sekolah telah berupaya menangani permasalahan ini, termasuk dengan memanggil pihak-pihak terkait dan memastikan hubungan antara anak-anak yang bersangkutan tetap berjalan baik.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Dari hasil pengamatan kami, dan juga menanyakan pada anak-anak hubungan mereka yang terlibat masih berjalan seperti biasa. Mereka berangkat sekolah sendiri-sendiri meskipun rumahnya berdekatan, tetapi tetap pulang bersama. Oleh karena itu, kami masih menunggu hasil dari Dinas PPA untuk menyelesaikan masalah ini secara objektif,&#8221; tambahnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan adanya pernyataan ini, diharapkan kasus bullying di SDN Latek dapat ditangani dengan baik dan memberikan pelajaran penting bagi semua pihak terkait. (Syn)</p>

PASURUAN | gatradaily.com – Aktivitas alat berat kembali terlihat di kawasan Tanah Kas Desa (TKD)…
PASURUAN | gatradaily.com – Upaya mediasi dalam sengketa Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di…
KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi saat pemilik rumah bersiap…
PASURUAN | gatradaily.com – Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya mendatangi Kantor Dinas Sumber Daya Air,…
PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,761…
KARAWANG | gatradaily.com – Pembinaan warga binaan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal atau pelatihan…