PASURUAN | gatradaily.com – Sebuah rumah dan bedak (bangunan kios) milik Abu Tolib (41) di Jalan Raya Malang–Pasuruan, Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, dilalap api pada Rabu (15/4/2026) sore.

Peristiwa yang diduga dipicu korsleting listrik itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun menyebabkan kerugian material cukup besar.

Salah satu saksi mata sekaligus penyewa bedak, Paimo, mengaku panik saat melihat tempat usahanya telah dipenuhi asap tebal sebelum api membesar.

“Api cepat sekali menyambar. Saya sebenarnya sudah mau pulang, tapi begitu sampai sudah terlihat asap tebal dan langsung muncul api besar,” ujarnya.

Paimo menambahkan, meskipun kondisi bangunan bedak tidak rata dengan tanah, kerusakan di bagian dalam cukup parah akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Desa Karangrejo, Muhammad Sodik, mengatakan dugaan awal sumber api berasal dari korsleting listrik. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, api bermula dari percikan pada lampu sebelum akhirnya membesar dan menjalar ke seluruh bagian bangunan.

“Pemilik melihat ada percikan api dari lampu, kemudian api cepat membesar. Pemilik langsung keluar untuk menyelamatkan diri,” kata Sodik.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah barang berharga seperti peralatan elektronik, termasuk kulkas dan televisi, dilaporkan hangus terbakar.

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam untuk memadamkan api. Dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Pasuruan dan Porong, Sidoarjo, dikerahkan ke lokasi.

Proses pemadaman juga dibantu tiga unit truk tangki air serta personel Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Setelah berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.15 WIB.(syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *