PASURUAN | gatradaily.com – Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (13/3/2026) siang, saat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini datang tanpa pemberitahuan.

Kedatangan politisi yang akrab disapa Mas Zaini itu disambut Bu Khus, istri almarhum Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Pohjentrek. Begitu melihat tamu yang berdiri di depan pintu rumahnya, Bu Khus tampak terdiam sebelum akhirnya menitikkan air mata.

Menurut Zaini, reaksi spontan itu terjadi karena keluarga tidak menyangka akan mendapat kunjungan langsung dalam suasana Ramadan.

“Beliau menangis karena kaget. Saya sampai ikut terharu,” ujar Zaini mengenang momen tersebut.

Kunjungan itu merupakan bagian dari silaturahmi kepada sejumlah kader senior partai di wilayah Kecamatan Pohjentrek. Dalam kesempatan tersebut, Zaini juga menyerahkan paket sembako kepada para kader lama serta keluarga mereka.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian kepada kader-kader yang selama ini berperan membesarkan partai hingga tingkat desa.

Menurut dia, banyak kader senior yang selama bertahun-tahun bekerja tanpa sorotan, tetapi memiliki kontribusi besar dalam menjaga kekuatan partai di tingkat akar rumput.

“Saya melihat ketulusan mereka. Banyak yang berjuang sejak lama tanpa pernah meminta apa-apa,” kata Zaini.

Bagi Zaini, kunjungan ke rumah Bu Khus menjadi salah satu momen paling berkesan dalam rangkaian kegiatan hari itu. Rumah sederhana tersebut, kata dia, menyimpan cerita panjang perjuangan politik lokal melalui sosok almarhum suami Bu Khus yang pernah memimpin struktur partai di tingkat kecamatan.

Ia menilai, menjaga hubungan dengan keluarga kader senior merupakan bagian penting dari penghormatan terhadap sejarah perjuangan partai.

“Mohon doa agar saya diberi istiqomah untuk terus bisa berbuat dan memperhatikan para senior,” ujarnya.

Di tengah dinamika politik yang sering dipenuhi agenda formal, kunjungan singkat itu menghadirkan suasana berbeda: politik yang hadir melalui kedekatan, ingatan, dan penghargaan terhadap mereka yang telah berjuang sejak awal.(syn/afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *