PASURUAN | gatradaily.com — Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (27/2/2026).
Kunjungan ini bertujuan memperkuat sinergi serta mempelajari inovasi pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD) sektor air minum.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Adinda Denisa bersama Ketua Komisi II Agus Setiya Wardana dan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan. Kedatangan mereka disambut Direktur Utama Perumda Tirta Kanjuruhan Kabupaten Malang Syamsul Hadi.
Adinda Denisa mengatakan, kunjungan tersebut difokuskan pada pembelajaran kinerja, pelayanan, inovasi, dan sistem pengelolaan yang dinilai berhasil mendorong Perumda Tirta Kanjuruhan menjadi salah satu BUMD air minum terbaik di Jawa Timur.
“Melalui kunjungan ini kami ingin menggali praktik baik pengelolaan, inovasi layanan, serta strategi peningkatan pendapatan. Hasilnya diharapkan menjadi referensi bagi peningkatan kinerja dan pelayanan Perumda di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.
Menurut Adinda, pembelajaran tersebut juga akan menjadi bahan dalam penyusunan target kinerja dan penguatan dukungan regulasi daerah bagi BUMD air minum di Kabupaten Pasuruan.
Sementara itu, Ketua Komisi II Agus Setiya Wardana menjelaskan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari agenda sebelumnya di Unit Singosari milik Perumda Tirta Kanjuruhan.
Ia menilai Perumda Tirta Kanjuruhan memiliki berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan efisiensi operasional, sehingga perlu dipelajari lebih mendalam.
“Banyak inovasi yang dapat direplikasi, terutama dalam sistem pengelolaan dan pelayanan pelanggan. Ini penting untuk mendorong kinerja Perumda di Kabupaten Pasuruan,” katanya.
Dalam pemaparan manajemen, Perumda Tirta Kanjuruhan menjelaskan sejumlah program inovasi pada Rencana Bisnis 2024–2029, antara lain Smart Contact Center, Smart Hub Center, Smart Pay, Smart Learning Center, Smart Performance, Smart Partnership, Smart Water Flow, dan Smart Water Quality.
Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan menilai inovasi tersebut berpotensi menjadi rujukan dalam peningkatan layanan air minum, efisiensi biaya, serta kinerja BUMD di Kabupaten Pasuruan ke depan.(gif/syn)



