<p style="text-align: justify;"><em><strong>PASURUAN</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – Sejumlah warga Dusun Gesing, Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mendatangi rumah seorang warga berinisial KLM. Mereka meminta foto copy KTP dan tanda tangan yang sebelumnya dikumpulkan agar segera dikembalikan.</p>
<p style="text-align: justify;">Warga menduga pengumpulan dokumen tersebut berkaitan dengan upaya pembatalan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Warga menegaskan menolak jika program tersebut dibatalkan dan berharap proses PTSL tetap berjalan.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah seorang warga, Mukhlison, mengaku sebelumnya diminta membantu mengumpulkan foto copy KTP dan tanda tangan oleh KLM. Saat itu, ia mengaku tidak mengetahui tujuan pengumpulan data tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Awalnya KLM minta foto kopy KTP dan tanda tangan. Saya tidak tahu kegunaannya. Hanya dibilang nanti uangnya dikembalikan,&#8221; ujar Mukhlison, Senin (27/7/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Mukhlison mengatakan dirinya baru mengetahui adanya dugaan kaitan antara pengumpulan dokumen tersebut dengan persoalan PTSL setelah masalah itu mencuat. Warga kemudian mendatangi rumah KLM untuk meminta dokumen identitas yang telah dikumpulkan dikembalikan.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kalau memang untuk membatalkan PTSL, semua warga tidak setuju. Kami ingin program itu tetap berlanjut,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, saat warga datang, KLM tidak berada di rumah. Warga hanya ditemui pihak keluarga. Setelah menunggu hampir satu jam tanpa mendapat kepastian, warga akhirnya membubarkan diri dan menyerahkan persoalan tersebut kepada Ketua RT dan RW setempat.</p>
<p style="text-align: justify;">Warga juga meminta KLM segera mengembalikan seluruh foto copy KTP yang telah dikumpulkan. Mereka menilai program PTSL memberikan kemudahan bagi masyarakat karena biaya pengurusan sertifikat tanah secara mandiri dinilai lebih mahal.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Saya minta foto copy KTP yang diminta kemarin segera dikembalikan. Kalau mengurus sendiri biayanya mahal,&#8221; tegas Mukhlison.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga berita ini ditulis, KLM belum memberikan keterangan terkait persoalan tersebut.(syn)</p>

KARAWANG | gatradaily.com – Kepala Desa Welas, Yuni Nugroho, yang akrab disapa Kades Hoho atau…
KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Ratusan warga, pelajar, komunitas seni, hingga pelaku UMKM memadati Lapangan…
PASURUAN | gatradaily.com – Permainan Gledekan di kawasan Palembon, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, kembali dibuka…
KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Puluhan warga pembeli tanah kavling Bukir Niaga Berkah di Kelurahan…
TULUNGAGUNG | gatradaily.com – Pusat Kajian Pemberdayaan Masyarakat (PKPM) Lumbung Jagad bekerja sama dengan Bank…
PASURUAN | gatradaily.com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus digencarkan. Salah…