Hukum & Kriminal

Setelah Didatangi 7 Korban, Polres Pasuruan Tangkap Pelaku Asusila Anak Di Bawah Umur

<p><strong>PASURUAN<&sol;strong> &vert; <em><span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;span><&sol;em> – Satuan Reserse Kriminal &lpar;Sat Reskrim&rpar; Polres Pasuruan menggelar Press Release ungkap Kasus Pencabulan Anak dibawah Umur yang bertempat di Teras Gedung Wiratama Bhayangkara Polres Pasuruan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Achmad Doni Meidianto&comma; S&period;T&period;K&period;&comma; S&period;I&period;K&period;&comma; M&period;H&period;&comma; Kamis &lpar;18&sol;07&sol;2024&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelaku yakni AW&lpar;63&rpar; alias Pak Jon&comma; seorang Pria paruh baya yang tega mencabuli seorang anak perempuan PDA&lpar;6&rpar; yang merupakan tetangganya di Kelurahan Kalirejo&comma; Kecamatan Bangil&comma; Kabupaten Pasuruan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pelaku yang kesehariannya bekerja sebagai pencari Kepiting di Tambak itu diamankan Unit Reskrim Polres Pasuruan pada hari Rabu tanggal 17 Juli 2024 pukul 10&period;00 WIB&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Penangkapan pelaku itu berdasarkan laporan Evi Masruroh&lpar;26&rpar; yang merupakan ibu kandung korban kepada Polisi&comma; sehingga Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku untuk dilakukan proses penyidikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra&comma; S&period;I&period;K&period;&comma; M&period;Si&period; melalui Kasat Reskrim AKP Achmad Doni Meidianto&comma; S&period;T&period;K&period;&comma; S&period;I&period;K&period;&comma; M&period;H&period; menjelaskan bahwa terungkapanya kasus asusila ini berawal saat Ibu korban mengetahui dari saudaranya&comma; jika anaknya tersebut telah menjadi korban pencabulan oleh AW&lpar;63&rpar; alias Pak Jon&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pelaku merupakan tetangga korban&comma; dan perbuatan asusila ini dilakukan di sebuah Gudang kosong di Dusun Satak&comma; Desa Manaruwi&comma; Bangil pada tanggal 12 Juni 2024 dengan motif pelaku tertarik kepada bau harum anak-anak sehingga membuatnya terangsang dan melakukan pencabulan&comma;&&num;8221&semi; terang Kasat&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari pengakuannya&comma; pelaku telah melakukan aksi bejatnya sebanyak tujuh kali dengan korban yang berbeda&comma; dan setiap usai melakukan pencabulan&comma; AW&lpar;63&rpar; selalu memberikan uang sebesar Rp&period; 2&period;000&comma;- &lpar;dua ribu rupiah&rpar; dan beberapa mainan agar para korbannya masih tetap senang dengan perbuatan pelaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;AW&lpar;63&rpar; mengatakan bahwa diantara tujuh korban pencabulan selain korban PDA&lpar;6&rpar;&comma; dia juga pernah mencabuli &lpar;F&rpar; anak umur 4 tahun dan &lpar;HFF&rpar; anak umur 10 tahun&comma;&&num;8221&semi; tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dari hasil penangkapan pelaku&comma; berhasil diamankan sejumlah barang bukti berupa&comma; &colon;<&sol;p>&NewLine;<ul>&NewLine;<li>&&num;8211&semi; 1 &lpar;satu&rpar; unit Sepeda Angin milik Pelaku &lpar;yang digunakan untuk membonceng Korban ke Gudang kosong&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<li>&&num;8211&semi; 1 &lpar;satu&rpar; potong baju lengan pendek warna biru &lpar;milik Pelaku&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<li>&&num;8211&semi; 1 &lpar;satu&rpar; potong celana panjang warna abu-abu &lpar;milik Pelaku&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<li>&&num;8211&semi; 1 &lpar;satu&rpar; potong baju lengan pendek warna pink &lpar;milik Korban&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<li>&&num;8211&semi; 1 &lpar;satu&rpar; potong baju dalam warna kuning &lpar;milik Korban&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<li>&&num;8211&semi; 1 &lpar;satu&rpar; potong celana pendek warna pink &lpar;milik Korban&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<li>-1 &lpar;satu&rpar; potong celana dalam warna pink &lpar;milik Korban&rpar;&period;<&sol;li>&NewLine;<&sol;ul>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Pelaku disangkakan Pasal 82 JO&period; Pasal 76E Undang-Undang No&period; 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan Pidana Penjara paling singkat 5 &lpar;lima&rpar; tahun penjara dan paling lama 15 &lpar;lima belas&rpar; tahun dan denda paling banyak Rp&period; 5&period;000&period;000&period;000&comma;- &lpar;lima miliar rupiah&rpar;&comma;&&num;8221&semi; tutup AKP Doni&period;<strong> &lpar;Syn&sol;Red&rpar; <&sol;strong><&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Probolinggo Rp1,07 Miliar Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Proyek revitalisasi SMA Negeri 1 Kota Probolinggo yang menelan anggaran Rp1,07…

8 jam ago

Proyek Gedung MAN 2 Kota Probolinggo Rp2,8 Miliar Diduga Gunakan Pasir Tak Sesuai Standar, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Type-2 di MAN 2 Kota…

8 jam ago

Sertifikat PTSL Randupitu Masuki Tahap Akhir, Kades: NIB Sudah Terbit untuk Sejumlah Bidang Tanah

PASURUAN | gatradaily.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol,…

14 jam ago

TKD Sukoreno Kembali Disiapkan, Dugaan Off-road dan Aliran Uang Sewa Jadi Sorotan

PASURUAN | gatradaily.com – Aktivitas alat berat kembali terlihat di kawasan Tanah Kas Desa (TKD)…

1 hari ago

Mediasi Sengketa PTSL Randupitu Gagal, Kuasa Hukum Kades Pilih Lanjut ke Persidangan

PASURUAN | gatradaily.com – Upaya mediasi dalam sengketa Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di…

2 hari ago

Motor Hilang Saat Pemilik Bersiap Salat Subuh, Polisi Bekuk Terduga Pelaku

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi saat pemilik rumah bersiap…

2 hari ago