Roadshow IAPVC 2026 di Taman Safari Prigen Dorong Fotografi Jadi Pemantik Konservasi
PASURUAN | gatradaily.com – Roadshow International Animal Photo & Video Competition (IAPVC) 2026 digelar di The Grand Taman Safari Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (12/9/2026).
Mengusung tema “From Lens to Legacy”, kegiatan tersebut mempertemukan fotografer, videografer, komunitas, jurnalis, serta sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai daerah, termasuk Jakarta dan Jawa Timur.
Board Member Taman Safari Indonesia, Aswin Sumampau, mengatakan IAPVC tidak sekadar menjadi ajang kompetisi fotografi dan videografi satwa. Menurut dia, karya visual dapat menjadi sarana untuk membangun kepedulian masyarakat terhadap konservasi.
“IAPVC harus menjadi pemicu semangat konservasi,” kata Aswin dalam kegiatan tersebut.
Aswin menjelaskan, IAPVC merupakan salah satu kompetisi fotografi satwa yang telah berlangsung selama 35 tahun. Kompetisi tersebut sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi Covid-19.
Setelah kembali digelar, jumlah peserta IAPVC terus meningkat. Pada penyelenggaraan tahun lalu, jumlah peserta disebut mencapai sekitar 9.000 orang.
Aswin menilai meningkatnya partisipasi tersebut menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap fotografi satwa sekaligus menjadi peluang untuk memperkuat pesan konservasi melalui karya visual.
Dalam kesempatan tersebut, Aswin juga menyinggung kondisi sejumlah satwa yang populasinya semakin terancam.
Ia menekankan pentingnya membangun kesadaran publik mengenai keberadaan satwa liar dan ancaman terhadap kelestariannya.
Menurut Aswin, fotografi memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat dan bahkan mendorong perubahan.
Ia mencontohkan sejumlah foto jurnalistik yang menggambarkan perang dan persoalan pekerja anak. Karya-karya tersebut, kata dia, memiliki pengaruh dalam membentuk opini publik dan mendorong perubahan kebijakan.
Karena itu, memasuki penyelenggaraan ke-35, Taman Safari Indonesia ingin IAPVC terus berkembang dan memiliki manfaat jangka panjang bagi upaya konservasi.
Tema “From Lens to Legacy” dipilih untuk menegaskan bahwa karya yang dihasilkan tidak berhenti sebagai dokumentasi, tetapi dapat menjadi warisan pesan konservasi bagi generasi berikutnya.
Owner Taman Safari Indonesia, Jansen Manansang, turut menceritakan perjalanan panjang Taman Safari Indonesia serta tantangan dalam menyelenggarakan kompetisi fotografi, termasuk dalam mencari dukungan sponsor.
Jansen juga menyoroti peran wartawan foto dalam menyampaikan isu lingkungan dan konservasi kepada masyarakat.
Menurut dia, dokumentasi jurnalistik mengenai lingkungan pada masa lalu turut membantu mendorong perhatian pemerintah terhadap persoalan lingkungan hidup.
Jansen menyebut Indonesia memiliki kekayaan satwa endemik yang tidak ditemukan di negara lain, termasuk badak Jawa dan badak Sumatera.
Karena itu, ia menilai semangat konservasi perlu terus dijaga melalui berbagai cara, termasuk melalui fotografi dan karya jurnalistik.
Sementara itu, fotografer profesional sekaligus juri IAPVC 2026, Marrysa Tunjung Sari, mengajak peserta tidak hanya mengejar gambar yang menarik secara visual.
Menurut Marrysa, fotografer perlu membangun narasi dalam setiap karya sehingga foto yang dihasilkan memiliki pesan yang lebih kuat.
Ia juga mengajak peserta memahami tema “Momen dalam Hening” dan menginterpretasikannya melalui pendekatan masing-masing.
Selain kemampuan teknis fotografi, peserta disarankan mempelajari perilaku dan karakter satwa.
Pemahaman tersebut dinilai penting agar fotografer dapat memperkirakan gerakan, perilaku, hingga suasana hati satwa ketika mengambil gambar.
Antusiasme mengikuti IAPVC juga disampaikan salah seorang peserta dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Ia mengaku baru pertama kali mengikuti kompetisi tersebut.
Selain mengikuti rangkaian roadshow, peserta tersebut menikmati pengalaman Safari Journey di Taman Safari Prigen.
Spot gajah dan jerapah menjadi salah satu lokasi yang menarik perhatiannya.
Ia berharap keberadaan satwa di Taman Safari Indonesia terus dijaga sehingga populasinya dapat berkembang dan tetap lestari.
Roadshow IAPVC 2026 di Taman Safari Prigen menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menuju penyelenggaraan IAPVC ke-35.
Melalui tema “From Lens to Legacy”, Taman Safari Indonesia mendorong fotografer dan videografer menjadikan karya visual sebagai media edukasi sekaligus sarana untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap satwa liar dan kelestarian alam.(syn)
























