Pasuruan Carnival 2026 Digelar, Jadi Ruang Promosi Ekonomi Kreatif dan UMKM
PASURUAN | gatradaily.com – Pasuruan Carnival II tidak hanya menjadi ajang parade seni dan budaya. Gelaran yang berlangsung di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (20/9/2026), juga diarahkan sebagai ruang promosi ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097.
Pasuruan Carnival II diikuti 39 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan 25 kecamatan serta 14 desa dan kelurahan di Kecamatan Bangil.
Parade dimulai dari Alun-Alun Bangil dan berakhir di Pasuruan Creative Center (PCC) atau Bangkodir Bangil.
Puluhan peserta menampilkan beragam kreasi seni dan budaya. Sepanjang jalur parade, masyarakat juga memadati kawasan Bangil untuk menyaksikan pertunjukan sekaligus melihat potensi yang dibawa masing-masing peserta.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan, Pasuruan Carnival diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan hiburan tahunan.
Menurut dia, kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bertemunya seniman, budayawan, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, pelaku pariwisata, komunitas, generasi muda, dan masyarakat.
“Saya berharap Pasuruan Carnival II dapat menjadi ruang bagi para seniman, budayawan, pelaku ekonomi kreatif, UMKM, pelaku pariwisata, komunitas, generasi muda, serta seluruh masyarakat untuk berkolaborasi dan menunjukkan potensi terbaiknya,” kata Rusdi.
Rusdi mengatakan Kabupaten Pasuruan memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan. Menurutnya, potensi tersebut membutuhkan ruang promosi dan kolaborasi agar semakin dikenal masyarakat.
Ia juga berharap penyelenggaraan carnival memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
“Banyak potensi yang ada di Kabupaten Pasuruan. Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Pasuruan, khususnya masyarakat di sepanjang jalur pelaksanaan karnival yang telah ikut berpartisipasi dan memberi dukungan,” ujarnya.
Rusdi turut mengimbau agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib sehingga masyarakat dapat menikmati acara sekaligus memperoleh manfaat ekonomi.
“Saya berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk bagi pelaku UMKM dan sektor ekonomi di sekitar lokasi kegiatan,” katanya.
Pasuruan Carnival 2026 diawali dengan penampilan Tari Puspitarum, tarian kolosal yang menjadi salah satu identitas budaya daerah.
Pertunjukan kemudian dilanjutkan dengan penampilan grup drumband Gita Jala Swara Madani dari SMAN Taruna Madani Bangil Pasuruan.
Setelah prosesi pembukaan, rombongan peserta bergerak menyusuri rute carnival dari Alun-Alun Bangil menuju PCC atau Bangkodir Bangil.
Selain menjadi hiburan, Pasuruan Carnival 2026 menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat langsung beragam karya seni, kreativitas, dan potensi yang dimiliki warga Kabupaten Pasuruan.(afd/syn)

























