Peristiwa

Modus Mobil Layangan Diduga Terstruktur, Penerima Gadai Jadi Korban

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Praktik gadai kendaraan roda empat menyimpan risiko kejahatan terstruktur yang dikenal dengan istilah mobil layangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Modus ini diduga dilakukan secara terencana dan menempatkan penerima gadai sebagai pihak yang paling dirugikan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Hal tersebut disampaikan Broden&comma; seorang mantan pelaku praktik mobil layangan&comma; yang mengaku pernah terlibat dalam skema tersebut di sejumlah daerah&comma; termasuk Kabupaten Pasuruan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurut Broden&comma; dalam modus mobil layangan&comma; pemilik kendaraan justru berperan sebagai aktor utama&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Pemilik secara sadar menyerahkan kendaraannya untuk digadaikan melalui perantara&comma; sementara dirinya berpura-pura tidak mengetahui transaksi tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Modus ini tidak terjadi secara spontan&period; Ada pembagian peran yang jelas&comma; mulai dari pemilik mobil&comma; orang yang menggadaikan&comma; hingga makelar yang bertugas meyakinkan penerima gadai&comma;” kata Broden pada awak media&comma; Senin &lpar;29&sol;12&sol;25&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia menjelaskan&comma; pada tahap awal kendaraan diserahkan dengan kelengkapan administrasi yang tampak sah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Surat-surat kendaraan dinilai tidak bermasalah sehingga menumbuhkan kepercayaan penerima gadai untuk menyerahkan sejumlah uang&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Namun&comma; setelah transaksi berjalan&comma; pelaku mulai menjalankan skenario lanjutan&period; Mobil kerap ditarik kembali dengan berbagai alasan&comma; seperti dipinjam sementara&comma; ditukar unit&comma; atau alasan teknis lainnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Begitu mobil berpindah&comma; beberapa waktu kemudian pemilik datang mengaku sebagai korban penipuan atau penggelapan&period; Kendaraan diambil kembali&comma; sementara penerima gadai kehilangan uangnya&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Broden menyebut&comma; pola tersebut hampir selalu berujung sama&period; Penerima gadai mengalami kerugian finansial&comma; sementara para pelaku saling melindungi dengan alibi yang telah disiapkan sejak awal&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik gadai kendaraan&comma; terutama jika melibatkan pihak ketiga atau terjadi perubahan objek gadai di tengah proses transaksi&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Jika ada kejanggalan&comma; termasuk tawaran harga di bawah pasaran atau permintaan penukaran kendaraan&comma; sebaiknya transaksi dihentikan&comma;” katanya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Broden juga menduga kasus yang menimpa seorang warga Kecamatan Sukorejo&comma; Kabupaten Pasuruan&comma; beberapa waktu lalu&comma; memiliki kemiripan pola dengan modus mobil layangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Indikasinya cukup kuat&period; Polanya serupa&period; Jika masyarakat tidak memahami modus ini&comma; potensi korban baru masih sangat terbuka&comma;” pungkasnya&period;&lpar;ze&sol;syn&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Cafe Kopirex Randupitu Jadi Ruang Edukasi Antinarkoba, BNN Pasuruan: Iman dan Takwa Benteng Generasi Muda

PASURUAN | gatradaily.com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus digencarkan. Salah…

21 jam ago

Ribuan Warga Blokir Pantura Pasuruan Protes Latihan Tempur Marinir, Klaim Ada Peluru Nyasar

PASURUAN | gatradaily.com – Ribuan warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, memblokir Jalur Pantura Surabaya-Banyuwangi, Kamis…

1 hari ago

Kasus Dugaan Penggelapan Kas Pasar Desa Randupitu, Tipidkor Polres Pasuruan Periksa Pelapor dan Ketua BPD

PASURUAN | gatradaily.com – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Pasuruan mulai memeriksa sejumlah…

2 hari ago

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Probolinggo Rp1,07 Miliar Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Proyek revitalisasi SMA Negeri 1 Kota Probolinggo yang menelan anggaran Rp1,07…

2 hari ago

Proyek Gedung MAN 2 Kota Probolinggo Rp2,8 Miliar Diduga Gunakan Pasir Tak Sesuai Standar, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Type-2 di MAN 2 Kota…

2 hari ago

Sertifikat PTSL Randupitu Masuki Tahap Akhir, Kades: NIB Sudah Terbit untuk Sejumlah Bidang Tanah

PASURUAN | gatradaily.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol,…

3 hari ago