Lepas Kontingen Popda dan Peparpeda Jatim 2026, Bupati Sidoarjo Targetkan Prestasi Lebih Tinggi
SIDOARJO | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi melepas kontingen atlet yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XV Jawa Timur dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur 2026.
Pelepasan kontingen dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, di Pendopo Delta Wibawa, Senin (2/11/2026).
Sebanyak 429 atlet dan ofisial diberangkatkan untuk mengikuti Popda XV Jatim 2026. Sementara itu, 24 atlet dan ofisial lainnya disiapkan untuk berlaga dalam Peparpeda III Jatim 2026.
Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan bahwa para atlet yang mewakili Sidoarjo bukan sekadar peserta pertandingan, melainkan juga membawa harapan masyarakat untuk mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi.
Menurutnya, kerja keras, kedisiplinan, serta latihan panjang yang telah dijalani para atlet harus menjadi modal utama dalam menghadapi persaingan.
“Kalian adalah wajah dari kerja keras, disiplin, dan ketekunan yang selama ini telah ditempa melalui latihan yang panjang. Sekarang saatnya wayahe Sidoarjo juara,” ujar Subandi.
Subandi berharap kontingen Sidoarjo mampu meningkatkan prestasi dibandingkan penyelenggaraan Popda Jawa Timur sebelumnya.
Pada Popda 2024, Kabupaten Sidoarjo berhasil menempati peringkat ketiga klasemen akhir perolehan medali dengan total 87 medali, terdiri atas 29 emas, 31 perak, dan 27 perunggu.
Capaian tersebut menjadi tolok ukur sekaligus motivasi bagi para atlet untuk meraih hasil yang lebih baik pada kompetisi tahun ini.
“Tahun ini, dengan hati yang teguh, sportivitas tinggi, dan rasa percaya diri, kita harus optimistis mampu mencapai yang lebih baik lagi dari 29 cabang olahraga Popda dan Peparpeda 2026,” katanya.
Subandi menegaskan, slogan “Wayahe Sidoarjo Juara” tidak boleh sekadar menjadi penyemangat, tetapi harus diwujudkan melalui semangat bertanding, mental tangguh, dan sikap pantang menyerah.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti pertandingan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan prestasi olahraga, Pemkab Sidoarjo memastikan akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet, termasuk melalui program pelatihan dan dukungan anggaran.
Subandi menilai atlet pelajar merupakan salah satu aset penting daerah yang perlu mendapatkan pembinaan berkelanjutan agar mampu berkembang hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pembinaan, memberikan pelatihan, mendorong terkait masalah penganggaran dan lain-lain. Ini akan terus kita lakukan,” ungkapnya.
Selain pembinaan, Pemkab Sidoarjo juga menyiapkan bonus atau uang pembinaan bagi atlet yang berhasil meraih medali emas pada Popda XV maupun Peparpeda III Jatim 2026.
Namun, besaran bonus tersebut belum dirinci dalam kegiatan pelepasan kontingen.
“Hari ini Pak Bupati juga sudah menyiapkan uang pembinaan kepada atlet yang mendapatkan emas. Tinggal panjenengan berjuang yang keras, semangat yang tinggi, tetap jaga kesehatan, dan meminta doa orang tua,” tuturnya.
Subandi juga berpesan agar para atlet memperhatikan kondisi fisik dan mental menjelang pertandingan. Dukungan serta doa orang tua dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri para atlet.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa rangkaian Popda XV dan Peparpeda III Jawa Timur 2026 dijadwalkan berlangsung pada 30 Oktober hingga 11 November 2026.
Kabupaten Ngawi ditunjuk sebagai tuan rumah utama penyelenggaraan, sedangkan sejumlah pertandingan lainnya dilaksanakan di Kota Surabaya.
Rudi menyebutkan, dari keseluruhan kontingen yang diberangkatkan, sebanyak 252 atlet Sidoarjo dan 52 pelatih akan mengikuti berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan di Kabupaten Ngawi.
“Pembukaan Popda dilaksanakan di Kabupaten Ngawi,” jelas Rudi.(syn)*
























