Pemerintahan

Kejari Kota Pasuruan Bantah Awasi SPMB 2026, Sebut Belum Ada Kerja Sama dengan Cabang Dinas Pendidikan

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>KOTA PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Kejaksaan Negeri &lpar;Kejari&rpar; Kota Pasuruan membantah adanya kerja sama pengawasan Sistem Penerimaan Murid Baru &lpar;SPMB&rpar; 2026 dengan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Pasuruan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Penegasan itu disampaikan menyusul pernyataan pihak Cabang Dinas Pendidikan yang sebelumnya mengklaim bahwa pelaksanaan SPMB tahun ini mendapat pengawasan dari aparat penegak hukum&comma; termasuk kejaksaan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kasi Intelijen Kejari Kota Pasuruan&comma; Mugiono Kurniawan&comma; menegaskan hingga saat ini belum ada nota kesepahaman &lpar;MoU&rpar;&comma; perjanjian kerja sama &lpar;PKS&rpar;&comma; maupun surat perintah tugas yang berkaitan dengan pengawasan SPMB&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&&num;8220&semi;Kami tegaskan&comma; sampai hari ini belum ada MoU&comma; PKS&comma; apalagi surat perintah tugas terkait pengawasan SPMB dengan Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Pasuruan&comma;&&num;8221&semi; kata Mugiono saat menerima audiensi Aliansi Poros Tengah di ruang kerjanya&comma; Senin &lpar;15&sol;6&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurut Mugiono&comma; Kejari Kota Pasuruan sejauh ini hanya menerima audiensi dari Aliansi Poros Tengah yang menyampaikan sejumlah dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan SPMB&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&&num;8220&semi;Kalau ada aduan atau laporan masyarakat dengan bukti yang kuat&comma; tentu akan kami tindak lanjuti sesuai kewenangan&period; Tapi untuk kerja sama pengawasan SPMB&comma; itu tidak benar&comma;&&num;8221&semi; tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Sebelumnya&comma; Kasi SMA Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Pasuruan&comma; Sungko&comma; menyebut pelaksanaan SPMB tahun ini telah mendapat supervisi dari sejumlah lembaga&comma; mulai kejaksaan&comma; Badan Pemeriksa Keuangan &lpar;BPK&rpar;&comma; hingga Komisi Pemberantasan Korupsi &lpar;KPK&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurut Sungko&comma; pelaksanaan SPMB tahun ini telah mengacu pada regulasi terbaru yang berbeda dibanding tahun sebelumnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&&num;8220&semi;Kami lakukan SPMB tahun ini sesuai aturan yang ada&period; Tahun ini aturannya berbeda dari tahun sebelumnya&period; Kami juga sudah ada kerja sama pengawasan SPMB dengan kejaksaan hingga KPK&comma;&&num;8221&semi; ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Pernyataan tersebut memicu reaksi dari Aliansi Poros Tengah saat audiensi berlangsung&period; Mereka menilai klaim adanya pengawasan dari aparat penegak hukum terkesan digunakan untuk meredam kritik masyarakat terkait polemik penerimaan siswa baru&comma; khususnya pada jalur domisili atau zonasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ketegangan dalam audiensi berujung pada aksi walk out yang dilakukan sejumlah peserta sebelum pertemuan berakhir&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Koordinator Aliansi Poros Tengah&comma; Saiful Arif&comma; mengatakan pihaknya akan terus mendesak Cabang Dinas Pendidikan membuka data penerimaan siswa baru secara transparan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurutnya&comma; sejumlah aduan masyarakat menyebut adanya dugaan praktik &&num;8220&semi;anak titipan&&num;8221&semi; dan penggunaan domisili fiktif yang menyebabkan calon siswa lain kehilangan kesempatan diterima di sekolah negeri&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&&num;8220&semi;Kami akan terus mendesak Cabang Dinas Pendidikan di Pasuruan untuk membuka data penerimaan siswa tahun ini secara umum dan real time&comma;&&num;8221&semi; kata Saiful&comma; Selasa &lpar;16&sol;6&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Aliansi Poros Tengah juga meminta dilakukan audit ulang terhadap peserta yang dinyatakan lolos SPMB&comma; terutama pada jalur domisili&comma; guna memastikan proses penerimaan berlangsung sesuai aturan dan prinsip keadilan&period;&lpar;ze&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Eks Kepala Pasar Desa Randupitu Gempol Diduga Gelapkan Sisa Uang Stand Pedagang, Warga Minta Kejelasan

PASURUAN | gatradaily.com – Polemik terkait pengelolaan uang kas Pasar Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten…

22 jam ago

Diduga Overload Limbah B3 Sejak 2024, PT Sengon Hijau Lestari Jadi Sorotan

LUMAJANG | gatradaily.com – Aktivitas produksi di PT Sengon Hijau Lestari yang berlokasi di Dusun…

1 hari ago

Ormas dan LSM Desak Polres Probolinggo Tuntas Usut Tambang Ilegal dI Patalan: “Tutup Mata? Ada Apa Dengan PT UPG?”

PROBLINGGO | gatradaily.com – Sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Probolinggo…

1 hari ago

Lestarikan Tradisi Leluhur, Ratusan Warga Rekesan Prigen Gelar Sedekah Bumi Meriah dengan Arak-arakan Ancak

PASURUAN | gatradaily.com – Ratusan warga Desa Rekesan, Kelurahan Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, menggelar…

2 hari ago

Patroli URC Polres Pasuruan Kota Gagalkan Dugaan Pemerasan, Uang Rp 3 Juta Diamankan

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasuruan Kota menggagalkan…

4 hari ago

Lapas Pasuruan Gelar Pisah Kenal Pegawai dan Pejabat, Sejumlah Personel Dapat Promosi dan Mutasi

PASURUAN | gatradaily.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan menggelar acara pisah kenal pejabat…

4 hari ago