Ilustrasi kasus dugaan penipuan mobil di Pasuruan, terlapor NN diduga pernah terlibat kasus serupa.
<p style="text-align: justify;"><em><strong>PASURUAN</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil yang tengah ditangani kepolisian di Pasuruan mengungkap fakta baru terkait rekam jejak salah satu terlapor.</p>
<p style="text-align: justify;">Perempuan berinisial NN, warga Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, disebut-sebut pernah dilaporkan dalam kasus serupa di Polsek Keboncandi, wilayah hukum Polresta Pasuruan.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan informasi yang dihimpun, NN diduga pernah terlibat dalam perkara penipuan dan penggelapan satu unit mobil dengan modus yang mirip. Bahkan, dalam kasus sebelumnya, NN sempat akan ditetapkan sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun, proses hukum tersebut tidak berlanjut setelah kedua belah pihak menempuh penyelesaian melalui restorative justice. Saat itu, korban disebut mencabut laporan dengan pertimbangan kemanusiaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Meski demikian, NN kini kembali terseret dalam kasus serupa yang dilaporkan oleh Mawardi (35), warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan.</p>
<p style="text-align: justify;">Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polres Pasuruan dan tercatat dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTLP) Nomor: STTLP/B/30/IV/2026/SPKT/POLRES PASURUAN/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 16 April 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam laporan itu, korban mengaku mengalami kerugian akibat dugaan penipuan dan penggelapan mobil yang diduga melibatkan lebih dari satu orang. Kasus ini juga disebut memiliki pola atau skema tertentu yang terstruktur.</p>
<p style="text-align: justify;">Saat dikonfirmasi, NN belum memberikan keterangan rinci terkait tudingan tersebut. Ia mengaku sedang dalam kondisi kurang sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Mohon maaf, saya sedang tidak sehat. Nanti saya konfirmasi lagi,” ujarnya singkat.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, sumber internal kepolisian menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung. Penyidik berencana memanggil sejumlah saksi guna mendalami kasus tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">“Perkara ini masih berjalan. Ke depan akan ada pemanggilan saksi untuk dimintai keterangan,” ujar sumber tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga kini, polisi masih mendalami dugaan keterlibatan pihak lain serta kemungkinan adanya jaringan dalam kasus tersebut.(syn/mal)</p>

PASURUAN | gatradaily.com – Panitia Khusus (Pansus) Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan merekomendasikan penghentian total…
PASURUAN | gatradaily.com – Pengukuhan pengurus baru Yayasan Panca Wahana sekaligus pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama…
PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan proses “cleansing” atau pemutakhiran data Lahan Sawah…
PASURUAN | gatradaily.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres…
PASURUAN | gatradaily.com – Kasus dugaan penggelapan yang dilaporkan Mawardi, warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan,…
PASURUAN | gatradaily.com – Supardi (44), korban penembakan di Lingkungan Pesanggrahan, Tretes, Prigen, Pasuruan, mengungkap…