<p style="text-align: justify;"><em><strong>BLITAR</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – Sepekan setelah memasang banner berisi surat terbuka kepada Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Blitar di Simpang Empat Kanigoro,</p>
<p style="text-align: justify;">Ki Demang Community mengaku belum menerima tanggapan dari kedua pejabat tersebut terkait aspirasi pembangunan SMA/SMK negeri di ibu kota Kabupaten Blitar.</p>
<p style="text-align: justify;">Director Ki Demang Community, Henry, menilai belum adanya respons dari pemerintah daerah menunjukkan aspirasi masyarakat belum mendapat perhatian serius.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Belum adanya respons dari pihak Bupati dan Ketua DPRD menjadi bukti bahwa janji untuk meningkatkan pelayanan pendidikan bagi generasi muda belum diwujudkan,&#8221; kata Henry saat dikonfirmasi, Senin (6/7).</p>
<p style="text-align: justify;">Menurutnya, karena belum ada tanggapan dari pemerintah daerah, pihaknya memutuskan mengirimkan surat kepada Gubernur Jawa Timur, DPRD Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak hanya itu, surat juga dikirimkan kepada DPP PDI Perjuangan. Henry beralasan langkah tersebut diambil karena Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Blitar berasal dari partai yang sama.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Kami sangat kecewa atas lambannya respons terhadap aspirasi warga. Padahal mereka merupakan pejabat publik yang mendapat amanah untuk melayani masyarakat,&#8221; ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, aspirasi pembangunan SMA/SMK negeri di Kecamatan Kanigoro disebut mendapat dukungan dari masyarakat. Salah satunya disampaikan Sunari (52), warga Desa Sawentar, yang berharap keberadaan sekolah negeri tingkat menengah atas dapat mempermudah akses pendidikan bagi pelajar.</p>
<p style="text-align: justify;">&#8220;Sangat mendukung pembangunan SMA/SMK di Kanigoro. Jadi anak-anak kami tidak perlu sekolah jauh ke Kota Blitar, Garum, Sutojayan, atau Kademangan,&#8221; katanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Henry juga mengklaim dukungan serupa banyak disampaikan masyarakat melalui media sosial, seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Menurutnya, mayoritas komentar mendukung pembangunan SMA/SMK negeri di Kecamatan Kanigoro sebagai ibu kota Kabupaten Blitar.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Bupati maupun Ketua DPRD Kabupaten Blitar terkait pernyataan dan aspirasi yang disampaikan Ki Demang Community.(syn)</p>

PAMEKASAN | gatradaily.com – Penanganan kasus dugaan penyalahgunaan identitas kependudukan (KTP) yang menyeret seorang oknum…
PASURUAN | gatradaily.com – Insiden jatuhnya proyektil peluru misterius yang menembus atap dapur rumah warga…
PASURUAN | gatradaily.com – Rentetan kericuhan yang terjadi dalam penyelenggaraan karnaval sound horeg di Kabupaten…
PASURUAN | gatardaily.com – Karnaval dengan iringan sound horeg kembali marak digelar di sejumlah wilayah…
KOTA PROBOLINGGO | gatradaily.com – Dugaan praktik percaloan dalam pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di…
PROBOLINGGO | gatradaily.com – Dugaan pelanggaran di sektor pertambangan mencuat di Kabupaten Probolinggo. Aliansi Masyarakat…