Pemerintahan

RSUD Tongas Gelar Baksos Mata Gratis, Sasar Ratusan Pasien Katarak

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui RSUD Tongas menggandeng John Fawcett Foundation (JFF) dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar bakti sosial layanan kesehatan mata gratis, Sabtu (11/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 sekaligus HUT ke-24 RSUD Tongas.

Bakti sosial tersebut meliputi pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata, pemasangan bola mata palsu, hingga operasinya katarak tanpa biaya bagi masyarakat.

Program ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya PT Paiton Energy, PT POMI, Komatda, dan Perdami.

Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, yang sering disapa (Gus Haris) meninjau langsung pelaksanaanya kegiatan di berbagai titik layanan, mulai dari ruang pemeriksaan, distribusi kacamata, hingga ruang operasi katarak.

Ia didampingi Direktur RSUD Tongas dr. Catur Prangga Wardana, Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Hariawan Dwi Tamtomo.

Dalam pelaksanaannya, operasi katarak gratis ditargetkan menjangkau 200 pasien selama tiga hari, dengan rincian 70 pasien pada hari pertama, 60 pasien hari kedua, dan 70 pasien pada hari ketiga.

Selain itu, pemasangan bola mata palsu dilakukan kepada 10 pasien, sementara layanan pengobatan dan kacamata gratis diberikan tanpa batasan jumlah, dengan syarat seluruh peserta terlebih dahulu menjalani proses skrining.

Gus Haris mengatakan, kegiatan ini memiliki manfaat besar, khususnya bagi penderita katarak yang berpotensi mengalami kebutaan. Dengan penanganan yang tepat, mereka diharapkan dapat kembali melihat dan menjalani aktivitas secara mandiri.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Para penderita katarak bisa kembali melihat dengan baik sehingga lebih produktif dan mandiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong deteksi dini gangguan penglihatan, terutama katarak sebagai salah satu penyebab utama kebutaan.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan lembaga mitra menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata.

“Semoga program ini benar-benar membantu dan meringankan penderitaan masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan,” kata Gus Haris.(ze)

Redaksi

Recent Posts

Peringati Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Pemkab Sidoarjo Bagikan 1.000 Paket Beras untuk Ojol

SIDOARJO | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membagikan…

7 jam ago

Wakil Kepala BGN Tinjau Korban Keracunan MBG, Apresiasi Penanganan Pemkab Sidoarjo

SIDOARJO | gatradaily.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menangguhkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)…

8 jam ago

Jaringan Sabu Dibongkar, 5 Tersangka Diciduk Satresnarkoba Polres Pasuruan Kota

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan Kota mengungkap sejumlah kasus…

12 jam ago

Pondasi Gudang Dikerjakan di Lahan LSD, Kades Sebani: Desa Tak Pernah Beri Rekomendasi Tertulis

PASURUAN | gatradaily.com – Pembangunan pondasi gudang plastik di Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan,…

16 jam ago

PT Tirta Fresindo Jaya Apresiasi Siswa Berprestasi SDN Gambir Kuning Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – PT Tirta Fresindo Jaya (TFJ) Pasuruan Plant 1 memberikan apresiasi kepada…

1 hari ago

Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Air Bersih Tembus 50 Persen

SIDOARJO | gatradaily.com – Perumda Delta Tirta Sidoarjo menargetkan peningkatan cakupan pelayanan air bersih kepada…

1 hari ago