Pemerintahan

Pemkab Pasuruan Ajukan Pemutakhiran Data Lahan Sawah, Target 87 Persen LP2B Dinilai Perlu Disesuaikan

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan proses &OpenCurlyDoubleQuote;cleansing” atau pemutakhiran data Lahan Sawah Dilindungi &lpar;LSD&rpar; kepada pemerintah pusat&period; Langkah ini diambil menyusul adanya ketidaksesuaian antara data nasional dengan kondisi riil di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kebijakan Kementerian ATR&sol;BPN tertanggal 30 Januari 2026 yang mewajibkan daerah menetapkan minimal 87 persen lahan sawah sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan &lpar;LP2B&rpar; menjadi pemicu langkah tersebut&period; Pemkab Pasuruan menilai&comma; penerapan kebijakan itu berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak didukung data yang akurat&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Koordinator Aliansi Poros Tengah&comma; Yudi Buleng&comma; bersama Saiful Arif menyampaikan bahwa sejumlah lahan yang masih tercatat sebagai sawah secara administratif&comma; pada kenyataannya telah beralih fungsi menjadi kawasan terbangun&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Kebijakan ini bisa menjadi terlalu kaku jika basis datanya tidak mencerminkan kondisi riil&period; Banyak lahan yang sudah berubah fungsi&comma; tetapi masih tercatat sebagai sawah&comma;” ujar Yudi dalam audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang diwakili Sekretaris Daerah&comma; Senin &lpar;20&sol;4&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan&comma; Yudha Triwidya Sasongko&comma; menjelaskan bahwa sejak 20 Januari 2026 pihaknya telah menerima penetapan Lahan Sawah Dilindungi berbasis data pusat&period; Namun&comma; dalam pelaksanaannya ditemukan sejumlah ketidaksesuaian di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurut dia&comma; kondisi tersebut menempatkan pemerintah daerah pada posisi dilematis&period; Di satu sisi&comma; terdapat kewajiban menjaga ketahanan pangan nasional melalui LP2B&period; Namun di sisi lain&comma; penggunaan data yang tidak tervalidasi berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi&comma; seperti terhambatnya investasi serta ketidakpastian hukum bagi pemilik lahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Cleansing ini bukan sekadar administratif&comma; tetapi upaya menghadirkan kebijakan yang presisi dan berkeadilan&period; Dengan data yang valid&comma; target 87 persen dapat disesuaikan secara lebih realistis&comma;” kata Yudha&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Dalam upaya tersebut&comma; Pemkab Pasuruan menyiapkan tiga langkah strategis&period; Pertama&comma; melakukan cleansing data dengan mengeluarkan lahan yang telah beralih fungsi atau tidak produktif dari basis data nasional&period; Kedua&comma; melakukan pemetaan ulang kondisi faktual dengan memanfaatkan teknologi&comma; termasuk drone dan tenaga ahli&period; Ketiga&comma; mempercepat revisi Rencana Tata Ruang Wilayah &lpar;RTRW&rpar; guna menyelaraskan peta LBS&comma; LP2B&comma; dan dokumen Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang &lpar;KKPR&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Audiensi juga menyoroti ribuan dokumen KKPR yang telah terbit sebelum penetapan LBS terbaru&period; Pemerintah daerah menilai perlu dilakukan verifikasi ulang agar seluruh perizinan tetap selaras dengan kebijakan tata ruang yang berlaku&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Saat ini&comma; capaian tata ruang Kabupaten Pasuruan disebut masih berada di bawah target nasional 87 persen&period; Karena itu&comma; revisi RTRW dipercepat sebagai dasar hukum untuk mengintegrasikan berbagai kebijakan yang ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Yudha menambahkan&comma; Pemkab Pasuruan telah mengajukan surat resmi kepada kementerian terkait&comma; disertai kelengkapan teknis proses cleansing data&period; Upaya tersebut juga telah didahului dengan audiensi Bupati Pasuruan ke pemerintah pusat&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Sinkronisasi kebijakan tata ruang tidak bisa dilakukan secara parsial&period; Diperlukan kolaborasi antara pemerintah pusat&comma; daerah&comma; dan masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan tetap menjaga ketahanan pangan sekaligus adaptif terhadap dinamika pembangunan&comma;” ujarnya&period;&lpar;ze&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Pansus DPRD Pasuruan Rekomendasikan Moratorium Permanen Proyek Perumahan di Lereng Gunung Arjuno–Welirang

PASURUAN | gatradaily.com – Panitia Khusus (Pansus) Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan merekomendasikan penghentian total…

40 menit ago

Pengukuhan Pengurus Baru UNUBA Digelar di Hotel, Mahasiswa Soroti Transparansi Kebijakan

PASURUAN | gatradaily.com – Pengukuhan pengurus baru Yayasan Panca Wahana sekaligus pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama…

3 jam ago

Satlantas Polres Pasuruan Gelar Aksi Sosial “Kartini Memasak” untuk Peringati Hari Kartini

PASURUAN | gatradaily.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres…

9 jam ago

Kasus Dugaan Penggelapan di Pasuruan Naik ke Tahap Penyidikan

PASURUAN | gatradaily.com – Kasus dugaan penggelapan yang dilaporkan Mawardi, warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan,…

1 hari ago

Kronologi Penembakan di Tretes: Korban Ditembak dari Jarak Dekat, Dua Proyektil Bersarang di Wajah Korban

PASURUAN | gatradaily.com – Supardi (44), korban penembakan di Lingkungan Pesanggrahan, Tretes, Prigen, Pasuruan, mengungkap…

2 hari ago

Supardi Jadi Korban Penembakan Airsoft Gun Usai Cekcok Soal Kompensasi di Prigen

PASURUAN | gatradaily.com – Seorang warga Prigen, Supardi (43), menjadi korban penembakan airsoft gun setelah…

3 hari ago