Kapolres Pasuruan Kota Gandeng FKUB Perkuat Toleransi dan Kerukunan Antarumat Beragama

Kapolres Pasuruan Kota bersilaturahmi dengan pengurus FKUB untuk memperkuat toleransi dan kerukunan umat beragama, Senin (2/11/2026).

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo menggelar pertemuan dengan pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Pasuruan, Senin (2/11/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Bersama FKUB, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Kebonagung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, itu bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian dan tokoh lintas agama dalam menjaga toleransi serta keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Pasuruan Kota.

Turut hadir Ketua FKUB Kota Pasuruan Drs. H. Makmur Salim, M.Si., Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Pasuruan H. Ahmad Marzuqi, M.Pd.I., serta perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), BAZNAS, dan sejumlah tokoh lintas agama.

Ketua FKUB Kota Pasuruan, Makmur Salim, menyambut baik kunjungan Kapolres Pasuruan Kota beserta jajarannya.

Ia menyatakan bahwa FKUB siap menjadi mitra kepolisian dalam menciptakan situasi masyarakat yang aman dan harmonis.

Dukungan tersebut tidak hanya berkaitan dengan penguatan toleransi antarumat beragama, tetapi juga mencakup upaya pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, keterlibatan tokoh agama memiliki peran penting dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya melalui pendekatan keagamaan dan pembinaan sosial.

Senada dengan hal tersebut, perwakilan MUI Kota Pasuruan menilai kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama perlu terus diperkuat untuk menghadapi berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

Kerja sama lintas sektor dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keharmonisan masyarakat Kota Pasuruan yang memiliki latar belakang agama dan budaya beragam.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo menegaskan bahwa toleransi dan kerukunan antarumat beragama merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan damai.

Menurut Arief, keberagaman harus dipandang sebagai kekuatan untuk mempererat persatuan, bukan sebagai sumber perpecahan.

“Keberagaman merupakan bagian dari kehidupan bangsa kita. Karena itu, kerukunan dan toleransi harus terus kita rawat bersama,” kata Arief.

Ia mengajak seluruh pengurus FKUB dan tokoh agama untuk meningkatkan komunikasi serta membangun sikap saling menghormati di tengah perbedaan keyakinan.

“Kami mengajak seluruh tokoh agama dan pengurus FKUB untuk terus menjalin komunikasi, saling menghormati perbedaan, serta bersama-sama mengantisipasi apabila muncul isu atau persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat,” ujarnya.

Arief juga mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, keberadaan FKUB dinilai strategis sebagai jembatan komunikasi antara masyarakat, tokoh agama, dan aparat keamanan.

Dalam pertemuan tersebut, Arief turut memperkenalkan sejumlah program Polres Pasuruan Kota yang berorientasi pada pelayanan dan pendekatan langsung kepada masyarakat.

Program tersebut meliputi Polisi Peduli Pendidikan, Jumat Keliling, Subuh Keliling, Minggu Kasih, serta Polisi Peduli Pengangguran.

Melalui berbagai kegiatan itu, kepolisian berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus membuka ruang komunikasi untuk menyerap aspirasi dan mengidentifikasi persoalan sosial.

“Melalui program-program tersebut, kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Arief.

Ia berharap pengurus FKUB bersama tokoh lintas agama dapat berperan aktif dalam menyampaikan pesan perdamaian, memperkuat persatuan, serta membantu menyelesaikan potensi konflik melalui dialog.

“Kami berharap FKUB dan seluruh tokoh agama dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan, menyampaikan pesan-pesan perdamaian, serta membantu meredam berbagai persoalan melalui komunikasi dan pendekatan yang baik,” tambahnya.

Pertemuan kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai penguatan toleransi, penghormatan terhadap perbedaan keyakinan, dan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas.

Melalui pertemuan ini, Polres Pasuruan Kota berupaya mempererat kemitraan dengan FKUB dan tokoh lintas agama agar kerukunan masyarakat tetap terpelihara.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi Kota Pasuruan yang aman, damai, dan kondusif.(syn)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup