Dua Terduga Pembobol Warung di Pasuruan Diamuk Massa, Motor Dibakar

Dua terduga pembobol warung milik Hasanah diamuk massa di Purwosari, Pasuruan.

PASURUAN | gatradaily.com – Dua pria terduga pembobol warung kopi di Dusun Babatan, Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, diamuk massa setelah aksinya dipergoki warga. Polisi kemudian mengamankan keduanya untuk menjalani pemeriksaan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 22.18 WIB. Warung kopi milik Hasanah yang menjadi sasaran berada di pinggir Jalan Raya Pasuruan-Malang.

Kedua terduga pelaku diduga berusaha masuk ke dalam warung dengan merusak bagian jendela menggunakan dua buah linggis. Aksi tersebut diketahui warga sekitar.

Seorang warga setempat berinisial MS mengatakan warga langsung berdatangan setelah mengetahui aksi tersebut.

“Saat pelaku berusaha masuk, aksinya diketahui oleh warga sekitar. Ya jadi bulan-bulanan warga kedua malingnya, ya dipukul, diinjak dan ditendang,” kata MS.

Warga kemudian berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut membuat warga lain berdatangan hingga kedua terduga pelaku berhasil ditangkap di lokasi.

“Sehingga warga lain berdatangan ke lokasi. Kedua pelaku berhasil ditangkap di tempat kejadian,” imbuhnya.

Massa juga membakar sepeda motor yang diduga digunakan kedua terduga pelaku. Polisi yang mendapat informasi tersebut kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan keduanya.

Kedua pria tersebut masing-masing berinisial BS, warga Kecamatan Rembang, dan MF, warga Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kanitreskrim Polsek Purwosari Aiptu Dodik Waluyo membenarkan adanya pengamanan tersebut. Ia mengatakan kedua pria itu masih menjalani proses penyelidikan.

“Ya kita amankan terduga pelaku pembobol warung kopi di Babatan. Dua orang yang diamankan dan saat ini dalam penyelidikan,” ujar Dodik.

Dodik mengatakan kedua terduga pelaku mengalami luka setelah diamuk massa. Keduanya kemudian dibawa ke RS Prima Husada Sukorejo untuk mendapatkan perawatan medis.

Setelah mendapatkan penanganan, keduanya diamankan polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu, Pemilik warung, Hasanah, mengatakan aksi pencurian di warung miliknya bukan kali pertama terjadi. Ia menyebut warung tersebut sudah beberapa kali menjadi sasaran pencurian.

“Sudah sekitar enam kali. Yang hilang biasanya gas LPG, rokok, dan kopi,” ujar Hasanah.

Hasanah mengatakan dirinya telah memasang kamera CCTV sebagai upaya mengantisipasi pencurian kembali terjadi. Namun, kejadian tersebut kembali terjadi dan kali ini dua orang terduga pelaku berhasil diamankan.(syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup