PASURUAN | gatradaily.com – Menjelang bulan suci Ramadhan 2026, Satgas Saber Pangan Polres Pasuruan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (5/2/2026).

Pemantauan dilakukan untuk memastikan harga tidak mengalami lonjakan yang tidak wajar, distribusi berjalan lancar, serta stok tetap aman menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah selaku (Kasatgas Saber) Pelanggaran dibidang Pangan melalui Kanit II Tindak Pidana Ekonomi (Pidek) Satreskrim, IPDA Eko Hadi Saputro menegaskan, Tim Saber Pangan Polres Pasuruan akan menindak tegas pelaku penimbunan maupun pihak-pihak yang bermain spekulasi harga sehingga meresahkan masyarakat

“Menjelang bulan puasa, kami mengingatkan agar tidak ada pihak yang memainkan harga atau menghambat distribusi. Untuk 14 bahan pokok penting, pengawasan dilakukan secara ketat. Jika ditemukan pelanggaran, akan dilakukan penegakan hukum,” ujar Eko.

Dalam kegiatan tersebut, petugas bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan serta pengelola pasar melakukan pengecekan langsung sejak pukul 10.30 WIB di Pasar Bangil, Jalan Mangga, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil.

Hasil pemantauan menunjukkan stok bapokting masih dalam kondisi aman dan belum ditemukan indikasi kelangkaan. Harga sejumlah komoditas juga terpantau relatif stabil.

Beras premium dijual Rp14.400 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, dan beras SPHP Bulog Rp12.200 per kilogram. Harga gula pasir tercatat Rp17.000 per kilogram.

Sementara itu, minyak goreng bersubsidi Minyak Kita dijual Rp15.700 per liter dan minyak goreng premium Rp20.500 per liter. Daging sapi dijual Rp107.000 per kilogram, daging ayam ras Rp35.000 per kilogram, serta telur ayam ras Rp27.000 per kilogram.

Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah dijual Rp33.000 per kilogram dan bawang putih Rp32.000 per kilogram. Harga cabai rawit merah tercatat Rp47.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp28.000 per kilogram, dan cabai merah besar Rp23.500 per kilogram. Ikan bandeng dan tongkol masing-masing dijual Rp32.000 per kilogram.

Meski demikian, Satgas Saber Pangan mencatat potensi kenaikan harga cabai rawit merah akibat faktor cuaca yang memengaruhi kualitas dan hasil panen petani.

“Produksi cabai saat ini menurun karena mudah busuk dan terserang penyakit. Ini yang perlu diantisipasi agar tidak terjadi lonjakan harga,” kata Eko.

Sebagai langkah mitigasi, Tim Saber Pangan Polres Pasuruan bersama instansi terkait melakukan pendataan dan pengawasan terhadap pemasok cabai untuk menjaga kelancaran distribusi menjelang Ramadhan.

“Kami terus melakukan pemantauan dan langkah antisipatif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tanpa terbebani gejolak harga,” pungkasnya.(syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *