<p>Gatradaily.com | Pasuruan.-<br />
Turnamen Voli Martopuro Cup 2023 di bubarkan. Pembubaran turnamen terkait legalitas atau perijinan belum ada dari Polres Pasuruan dan Forkopimca Purwosari, Minggu (29/10/2023) pukul 20:30 Wib.</p>
<p>Baru kemarin Turnamen Voli Martopuro Cup di buka oleh Kades Martopuro, Rianto. Namun, hari ini minggu di bubarkan Forkopimca yang di pimpin Kapolsek Purwosari, AKP Hudi Supriyanto.</p>
<p>Kepada awak media, AKP Hudi Supriyanto menjelaskan bahwa, legalitas perijinan turnamen belum di kantongi.</p>
<p>&#8220;Demi keamanan bersama, turnamen kami bubarkan sementara sembari menunggu legalitas perijinan,&#8221; kata mantan Dittahti Polda Jatim.</p>
<p><img class="alignnone size-medium wp-image-3135" src="https://gatradaily.com/wp-content/uploads/2023/10/20231030_012143_0000-300x169.png" alt="" width="300" height="169" /></p>
<p>Kapolsek yang murah senyum ini juga menerangkan kalau dirinya hadir berdasarkan undang-undang. &#8220;Kami datang lengkap, ada satpol PP, TNI dan lainnya,&#8221; ungkap sapaan Hudi.</p>
<p>&#8220;Silahkan lengkapi legalitas perijinan, karena ini turnamen skala nasional yakni bebas bos,&#8221; jelas AKP Hudi Supriyanto.</p>
<p>Sempat adu mulut antara Kapolsek dengan Kades Martopuro. Namun sayang, Kades Martopuro tidak bisa menunjukkan legalitas perijinan Turnamen Voli Martopuro Cup 2023.</p>
<p>Sementara itu ketua panitia turnamen, Jainul, saat di konfirmasi awak media menjelaskan kalau dirinya hanya pelaksana.</p>
<p>&#8220;Kami hanya pelaksana, soal ijin pak kades yang ngurusi,&#8221; ucap ketua panitia.</p>
<p>Adanya pembubaran turnamen berkelas nasional ini mendapat sorotan dari warga pasuruan. Ia menyayangkan Kades Martopuro yang menyepelekan legalitas perijinan.</p>
<p>Harusnya, kades bisa memberi contoh yang baik ke warganya, bukannya memberi contoh jelek ke warganya.</p>
<p>&#8220;Katanya mbahnya LSM, tapi kok gitu ya kadesnya. Kasian panitia dan pendukung kegiatan kalau gini. Kades harus tanggung jawab ke warga dan peserta turnamen kalau gini,&#8221; ujar warga yang enggan disebut namanya</p>
<p>Warga berharap, Kades Martopuro cepat memberi solusi adanya kejadian ini, agar tidak menjadi preseden buruk bagi Desa Martopuro.</p>
<p>Hingga berita ini di terbitkan. Belum ada keterangan resmi dari Kades Martopuro. (SH/Team)</p>

PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis…
SURABAYA | gatradaily.com – Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur melakukan audiensi dengan…
SURABAYA | gatradaily.com – Penanganan banjir tahunan di kawasan bantaran Sungai Wrati, Kabupaten Pasuruan, kembali…
PASURUAN | gatradaily.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan secara resmi melepas keberangkatan…
PAMEKASAN | gatradaily.com – Polres Pamekasan menetapkan seorang oknum guru ngaji berinisial MD (71), warga…
PASURUAN | gatradaily.com – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Gempar Randupitu menorehkan prestasi dengan meraih Juara…