Tampak depan SMP Negeri 5 Probolinggo yang meluncurkan program anti bullying komprehensif guna menciptakan lingkungan sekolah aman, nyaman, dan ramah anak.
<p style="text-align: justify;"><em><strong>PROBOLINGGO</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – SMP Negeri 5 Probolinggo meluncurkan program anti bullying komprehensif sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan ramah anak.</p>
<p style="text-align: justify;">Program tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Sosial P3A, pondok pesantren, Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R), hingga Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Probolinggo.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepala SMP Negeri 5 Probolinggo, David Jonatha Badra, mengatakan pencegahan perundungan tidak cukup hanya dilakukan melalui pembelajaran di kelas.</p>
<p style="text-align: justify;">“Pencegahan bullying membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar siswa memahami batas etika, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di media sosial,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menjelaskan, terdapat sembilan program utama yang dijalankan sekolah dalam penguatan budaya anti bullying.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satunya melalui penguatan pendidikan karakter dan literasi digital agar siswa mampu menggunakan media sosial secara bijak serta menghindari perilaku perundungan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, sekolah juga menghadirkan edukasi etika penggunaan kecerdasan artifisial (AI) dalam mata pelajaran informatika. Materi tersebut disampaikan melalui media presentasi edukatif yang dapat dibagikan kepada siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Di sisi lain, guru dan tenaga kependidikan juga mendapatkan bimbingan teknis terkait Konvensi Hak Anak bekerja sama dengan Dinsos P3A Kota Probolinggo. Pelatihan itu menitikberatkan pada perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;">Program lainnya dilakukan melalui kolaborasi dengan pondok pesantren guna menanamkan nilai agama, pengendalian emosi, tanggung jawab, serta kepedulian sosial kepada siswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sekolah juga mengaktifkan Program Generasi Berencana (GenRe) melalui PIK-R untuk membentuk remaja yang sehat, berkarakter, dan memiliki wawasan sosial yang baik.</p>
<p style="text-align: justify;">Tak hanya itu, siswa diberikan pemahaman mengenai kesadaran hukum dan bahaya bullying, termasuk dampak hukum dari perilaku di media sosial.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk meningkatkan keterlibatan siswa, sekolah menggelar lomba kreatif bertema anti bullying, seperti pembuatan vlog, poster digital, narasi, dan yel-yel edukatif.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai media refleksi, sekolah turut mengadakan pemutaran film dokumenter anti bullying hasil produksi K-Seenema bersama PIK-R SMPN 5 Probolinggo.</p>
<p style="text-align: justify;">Sementara itu, kerja sama dengan PUSPAGA difokuskan pada penguatan ketahanan keluarga melalui edukasi pola asuh, pencegahan kekerasan, serta layanan konseling bagi siswa dan orang tua.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui program tersebut, SMP Negeri 5 Probolinggo berharap dapat membangun budaya sekolah yang saling menghargai, penuh empati, dan bebas dari perundungan.(ze)</p>

KOTA PROBOLINGGO | gatradaily.com – SMP Negeri 8 Wonoasih, Kota Probolinggo, kembali menorehkan prestasi membanggakan…
PASURUAN | gatradaily.com – Seorang remaja asal Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, menjadi korban…
PASURUAN | gatradaily.com – Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) DPW Progib Jawa Timur 2026 yang digelar…
PASURUAN | gatradaily.com – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Pro Garda Indonesia Bersatu (Progrib) Jawa Timur…
KOTA PROBOLINGGO | gatradaily.com – Inspektorat Kota Probolinggo menegaskan akan menindaklanjuti dugaan penggunaan CV mati…
PROBOLINGGO | gatradaily.com – Lapas Kelas IIB Probolinggo membantah tudingan yang menyebut lembaga pemasyarakatan tersebut…