PASURUAN | gatradaily.com – Seorang remaja putri asal Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, diduga menjadi korban persetubuhan oleh seorang pemuda asal Kecamatan Wonorejo.

Kasus dugaan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur tersebut telah dilaporkan ke Polres Pasuruan.

Laporan dibuat keluarga korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pasuruan pada Selasa (6/1/2026), setelah orang tua melihat perubahan signifikan pada perilaku dan kondisi psikologis anaknya.

Korban yang sebelumnya ceria berubah menjadi pendiam, mudah cemas, dan sering menangis tanpa sebab. Orang tua korban mengaku awalnya tidak mengetahui penyebab perubahan tersebut.

“Anak saya sering ketakutan dan tertekan. Dia menangis tanpa sebab dan tidak mau bercerita,” ujar orang tua korban saat ditemui di Polres Pasuruan.

Kuasa hukum pelapor, Yoga Septian Widodo, mengatakan peristiwa dugaan persetubuhan itu terjadi pada Minggu dini hari, 30 November 2025.

Saat itu korban baru pulang menonton kesenian di wilayah Lawang, Kabupaten Malang.

Menurut Yoga, korban dijemput terlapor bersama tiga orang temannya. Namun dalam perjalanan pulang, korban diantar lebih dulu, sementara tiga teman terlapor masih berada di lokasi.

“Korban tidak langsung diantar pulang, melainkan dibawa ke area persawahan di sekitar jalur tol wilayah Purwodadi. Di lokasi sepi tersebut korban diduga dipaksa melakukan hubungan badan,” kata Yoga.

Pasca kejadian, korban mengalami trauma psikologis berat. Keluarga kemudian melaporkan peristiwa itu ke kepolisian.

Selain membuat laporan resmi, korban juga telah menjalani pemeriksaan medis. “Laporan sudah dibuat dan korban telah dilakukan visum,” ujar Yoga.

Yoga meminta aparat penegak hukum menangani perkara ini secara serius dan profesional, mengingat korban masih berstatus pelajar dan membutuhkan perlindungan khusus.

“Korban masih di bawah umur dan mengalami trauma psikologis. Penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan berperspektif korban,” pungkasnya.(gif/syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *