Pemerintahan

Polemik Bonus Atlet Porprov IX Jatim 2025, DPRD Kota Pasuruan Dikritik: “Kemana Saat Pembahasan Anggaran?”

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>KOTA PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Polemik pengurangan bonus bagi atlet peraih medali Pekan Olahraga Provinsi &lpar;Porprov&rpar; IX Jawa Timur 2025 di Kota Pasuruan terus bergulir&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Dewan Perwakilan Rakyat Daerah &lpar;DPRD&rpar; Kota Pasuruan mendapat sorotan tajam setelah salah satu anggotanya melontarkan pernyataan kontroversial terkait wacana perombakan total birokrasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Anggota DPRD Kota Pasuruan&comma; M&period; Yasin&comma; sebelumnya mendorong kepala daerah melakukan &OpenCurlyDoubleQuote;radical break” dalam tubuh birokrasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Namun&comma; pernyataan tersebut menuai kritik karena dinilai mengabaikan fakta bahwa kebijakan fiskal daerah&comma; termasuk alokasi bonus atlet&comma; merupakan hasil keputusan kolektif antara eksekutif dan legislatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Aktivis LSM PENJARA Pasuruan&comma; Saiful Rizal&comma; menilai pernyataan tersebut justru mencerminkan pengingkaran terhadap fungsi DPRD sendiri dalam proses penganggaran daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Pernyataan bahwa pembahasan anggaran tidak mengarah pada pengurangan program publik adalah bentuk pengingkaran terhadap peran DPRD&period; Mereka bagian dari Badan Anggaran yang membahas KUA-PPAS bersama TAPD&comma;” ujar Saiful&comma; Senin &lpar;2&sol;3&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Saiful menegaskan&comma; dokumen Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara &lpar;KUA-PPAS&rpar; menjadi bukti bahwa DPRD memiliki peran utama dalam penyusunan fiskal daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia mempertanyakan sikap DPRD yang baru bersuara setelah kebijakan menuai polemik di masyarakat&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Jika kebijakan itu kini dipersoalkan&comma; di mana suara DPRD ketika angka-angka itu disepakati&quest; Mengapa baru berteriak setelah jadi polemik&quest; Di mana keberanian memperjuangkan anggaran olahraga sejak awal&quest;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kritik serupa disampaikan Ketua Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi &lpar;Tamperak&rpar; Pasuruan&comma; Zenkiya&period; Ia menekankan bahwa setiap perubahan anggaran sektor olahraga tidak mungkin terjadi tanpa persetujuan DPRD&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Jika ada pengurangan anggaran olahraga&comma; berarti DPRD telah menyetujuinya&period; Proses penyusunan anggaran melibatkan DPRD secara aktif&comma;” kata dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Tokoh pemuda Pasuruan&comma; M&period; Hasan&comma; menilai polemik ini berdampak langsung pada psikologis atlet&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurut dia&comma; atlet hanya memahami janji dan harapan yang disampaikan pemerintah daerah&comma; bukan dinamika pembahasan anggaran&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Polemik ini seharusnya menjadi pengingat bagi semua pihak&comma; termasuk DPRD&period; Atlet tidak tahu seluk-beluk KUA-PPAS&period; Yang mereka tahu adalah janji dan harapan&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Seiring polemik yang terus berkembang&comma; masyarakat kini menuntut klarifikasi terbuka dari DPRD dan Pemerintah Kota Pasuruan terkait keputusan pengurangan bonus atlet Porprov IX Jatim 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Transparansi proses penganggaran dinilai penting untuk memulihkan kepercayaan publik sekaligus memastikan komitmen terhadap pembinaan olahraga daerah&period;&lpar;afd&sol;ze&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Mobil Disewakan Tak Kembali, Warga Pasuruan Lapor Polisi, Kuasa Hukum: Sudah Masuk Pidana

PASURUAN | gatradaily.com – Kasus dugaan penggelapan mobil yang dialami Mawardi (35), warga Kecamatan Kraton,…

9 jam ago

Petugas Lapas Karawang Gagalkan Penyelundupan 48 Batang Rokok Berisi Tembakau Narkotika

KARAWANG | gatradaily.com – Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menggagalkan upaya penyelundupan narkotika…

11 jam ago

Doa “Kamis Pon”, Cara Desa Randupitu Rawat Kerukunan dan Tradisi Jawa

PASURUAN | gatradaily.com – Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menghadirkan cara unik dalam menjaga…

21 jam ago

Satgas Pangan Pasuruan Gelontorkan 9,6 Ton Minyakita untuk Stabilkan Harga

PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Pasuruan mengambil langkah cepat untuk menstabilkan…

22 jam ago

Muscab VII PHRI Pasuruan Tetapkan Fuji Subagio Kembali Pimpin, Perkuat Kolaborasi Pariwisata dan UMKM

PASURUAN | gatradaily.com – Musyawarah Cabang (Muscab) VII Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang…

2 hari ago

Diduga Korsleting Listrik, Rumah dan Bedak di Karangrejo Pasuruan Terbakar

PASURUAN | gatradaily.com – Sebuah rumah dan bedak (bangunan kios) milik Abu Tolib (41) di…

2 hari ago