Pemerintahan

Pengelolaan Sampah Mandiri Randupitu Menarik Perhatian DPRD Sampang

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan di berbagai daerah&comma; termasuk Kabupaten Sampang&comma; Madura&period; Untuk mencari solusi konkret&comma; DPRD Kabupaten Sampang melakukan kunjungan kerja ke Desa Randupitu&comma; Kecamatan Gempol&comma; Kabupaten Pasuruan&comma; Selasa &lpar;20&sol;1&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi tiru pengelolaan sampah&period; Desa Randupitu dipilih karena dinilai berhasil mengelola sampah rumah tangga secara mandiri tanpa bergantung pada tempat pembuangan akhir &lpar;TPA&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Rombongan DPRD Sampang yang berasal dari Komisi I berjumlah 17 orang&period; Mereka dipimpin Ketua Komisi I DPRD Sampang Muhammad Salim&comma; didampingi sekretariat dewan dan tenaga pendamping&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Setibanya di Balai Desa Randupitu&comma; rombongan disambut Kepala Desa Randupitu Mochamad Fuad bersama perangkat desa&comma; pengurus Pengelolaan Sampah Desa &lpar;Pempes&rpar;&comma; serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup &lpar;DLH&rpar; Kabupaten Pasuruan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Dalam pemaparannya&comma; Fuad menjelaskan bahwa kunci keberhasilan pengelolaan sampah terletak pada komitmen dan konsistensi membangun kesadaran masyarakat&period; Menurut dia&comma; persoalan sampah akan menjadi lebih rumit jika tidak ditangani sejak awal&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Pengelolaan sampah memang tidak mudah&comma; tetapi jika tidak diurus justru akan menimbulkan persoalan yang lebih besar&period; Kuncinya ada pada sosialisasi dan kesadaran warga&comma;” kata Fuad&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia menjelaskan&comma; pemerintah desa secara rutin melakukan sosialisasi agar warga mengumpulkan sampah rumah tangga di depan rumah masing-masing&period; Sampah tersebut kemudian diangkut setiap hari oleh petugas desa&period; Pemerintah desa juga menyediakan tong sampah serta memberlakukan iuran bulanan sebesar Rp 15&period;000 per kepala keluarga&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Selain itu&comma; pengelolaan sampah di Desa Randupitu didukung penggunaan mesin penggiling sampah dengan sistem Refuse Derived Fuel &lpar;RDF&rpar; yang dikelola melalui kerja sama dengan pihak ketiga&period; Penjelasan teknis pengolahan disampaikan oleh pengurus Pempes bersama mitra pengelola&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ketua Komisi I DPRD Sampang Muhammad Salim mengapresiasi Pemerintah Desa Randupitu yang telah membuka ruang berbagi pengalaman&period; Menurut dia&comma; Desa Randupitu layak dijadikan rujukan karena mampu mengelola sampah secara mandiri dengan melibatkan masyarakat&comma; pihak ketiga&comma; dan dukungan pemerintah daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Desa Randupitu sudah membuktikan bahwa pengelolaan sampah bisa dilakukan secara mandiri&period; Ini menjadi tempat yang tepat bagi kami untuk belajar&comma;” ujar Salim&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia menambahkan&comma; hasil studi tiru tersebut akan menjadi bahan bagi DPRD Sampang untuk mendorong penerapan sistem serupa di daerahnya&period; Beberapa desa di Sampang direncanakan menjadi proyek percontohan pengelolaan sampah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Setelah melihat langsung&comma; pengelolaannya ternyata cukup sederhana dan aplikatif&period; Ilmu yang kami dapatkan di sini akan kami coba terapkan di Sampang melalui pilot project&comma;” kata dia&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Usai pemaparan materi&comma; rombongan DPRD Sampang meninjau langsung lokasi TPS3R Pempes di Dusun Babat&comma; Desa Randupitu&comma; untuk melihat proses pengelolaan sampah&period; Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan foto bersama di Balai Desa Randupitu&period;&lpar;gif&sol;syn&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Pansus DPRD Pasuruan Rekomendasikan Moratorium Permanen Proyek Perumahan di Lereng Gunung Arjuno–Welirang

PASURUAN | gatradaily.com – Panitia Khusus (Pansus) Real Estate DPRD Kabupaten Pasuruan merekomendasikan penghentian total…

15 jam ago

Pengukuhan Pengurus Baru UNUBA Digelar di Hotel, Mahasiswa Soroti Transparansi Kebijakan

PASURUAN | gatradaily.com – Pengukuhan pengurus baru Yayasan Panca Wahana sekaligus pimpinan Universitas Nahdlatul Ulama…

18 jam ago

Pemkab Pasuruan Ajukan Pemutakhiran Data Lahan Sawah, Target 87 Persen LP2B Dinilai Perlu Disesuaikan

PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengajukan proses “cleansing” atau pemutakhiran data Lahan Sawah…

19 jam ago

Satlantas Polres Pasuruan Gelar Aksi Sosial “Kartini Memasak” untuk Peringati Hari Kartini

PASURUAN | gatradaily.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres…

24 jam ago

Kasus Dugaan Penggelapan di Pasuruan Naik ke Tahap Penyidikan

PASURUAN | gatradaily.com – Kasus dugaan penggelapan yang dilaporkan Mawardi, warga Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan,…

2 hari ago

Kronologi Penembakan di Tretes: Korban Ditembak dari Jarak Dekat, Dua Proyektil Bersarang di Wajah Korban

PASURUAN | gatradaily.com – Supardi (44), korban penembakan di Lingkungan Pesanggrahan, Tretes, Prigen, Pasuruan, mengungkap…

3 hari ago