PASURUAN | gatradaily.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kabupaten Pasuruan.

Sebuah mobil sedan Honda Accord yang ditumpangi satu keluarga tertabrak KA Mutiara Timur di Dusun Selokambang, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Minggu (30/11/2025) pagi.

Insiden terjadi sekitar pukul 10.19 WIB. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, mobil bernopol L 1519 ABJ itu melaju dari arah utara ke selatan.

Saat tiba di perlintasan tanpa palang, pengemudi diduga tidak menyadari kedatangan KA Mutiara Timur yang melaju dari Surabaya menuju Banyuwangi.

Benturan keras tak terhindarkan. Mobil terseret beberapa meter ke arah timur sebelum akhirnya terguling di sisi rel.

Seluruh penumpang merupakan satu keluarga asal Dusun Gondanglegi, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

Empat orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu anak mengalami luka ringan.

Daftar Korban Meninggal:

  1. Muhammad Muhaimin (L), lahir 30 Maret 1992, swasta
  2. Suci Nurjannah (P), lahir 1 Mei 1992, guru
  3. Muhammad Yisran Alim Mukhsin (L), lahir 29 Desember 2016, pelajar
  4. Putri Indah Ramadhani (P), lahir 4 Juni 2019, pelajar

Korban Luka Ringan:

  1. Rizka Putri Maharani, perempuan, lahir 29 April 2024.

Seluruh korban merupakan warga Dusun Gondanglegi, RT 01/RW 11, Desa Cangkringmalang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, Iptu Gagah Ananda Faizal, menyatakan bahwa petugas masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.

“Kasus lakanya saat ini masih dalam lidik. Anggota di lapangan fokus olah TKP,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi serta memastikan penyebab pasti kecelakaan di perlintasan tanpa palang yang kerap memakan korban tersebut.(gif/syn)