Pemerintahan

LPK Pasopati Soroti Proyek Rehabilitasi Plengsengan Kalimalang di Desa Pateguhan

<p><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Proyek rehabilitasi plengsengan saluran pembuang Kalimalang di Desa Pateguhan&comma; Kecamatan Gondang Wetan&comma; Kabupaten Pasuruan&comma; mendapat sorotan tajam dari LPK Pasopati Pasuruan Raya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Proyek senilai Rp582&period;907&period;356 yang dikerjakan CV Dua Bersaudara dengan konsultan pengawas CV Civindo tersebut menuai kritik lantaran tidak ditemukan penanggung jawab pelaksana maupun konsultan pengawas di lokasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Hanafi&comma; Koordinator LPK Pasopati Pasuruan Raya&comma; menilai hal ini sebagai bentuk kelalaian&period; &OpenCurlyDoubleQuote;Proyek negara semestinya berjalan dengan pengawasan ketat&period; Baik pelaksana maupun konsultan harus standby di lokasi&comma; apalagi dinas PUSDATR juga wajib memastikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis dan RAB yang telah disepakati&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam peninjauan lapangan bersama media&comma; LPK Pasopati menemukan indikasi pekerjaan tidak sesuai standar&period; Beberapa pasangan batu terlihat terendam air meski belum mengering&comma; sementara tanggul sisi garapan sudah mulai hilang&period; Kondisi ini dinilai berpotensi membuat konstruksi tidak bertahan lama&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Batu pondasi di bagian sisi tanggul pun terpasang tanpa didahului adukan pasir semen atau PC&period; Ini jelas mengurangi kualitas pekerjaan&comma;” tambah Hanafi yang akrab disapa Abah Napi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saat dikonfirmasi&comma; tidak satu pun pihak dari CV Dua Bersaudara&comma; konsultan pengawas&comma; maupun pengawas dari Dinas PUSDATR Kabupaten Pasuruan berada di lokasi&period; Salah seorang pekerja hanya menyebutkan pelaksana sempat datang&comma; namun pergi entah kemana&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Upaya konfirmasi kepada pihak dinas juga tidak membuahkan hasil&period; Pesan WhatsApp yang dikirimkan wartawan kepada Iwan&comma; pejabat terkait di Dinas PUSDATR Kabupaten Pasuruan&comma; pada Rabu &lpar;17&sol;9&sol;2025&rpar; siang&comma; tidak mendapat balasan meski terlihat sudah dibaca&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kasus ini menambah daftar sorotan publik terhadap transparansi dan akuntabilitas proyek infrastruktur yang bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan&period;&lpar;ze&sol;syn&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

BBWS Brantas Dinilai Tak Optimal Tangani Sungai Wrati, Forum Warga Desak Pelimpahan Kewenangan

SURABAYA | gatradaily.com – Penanganan banjir tahunan di kawasan bantaran Sungai Wrati, Kabupaten Pasuruan, kembali…

4 jam ago

Forkopimda Lepas Kloter 6 Jemaah Haji Pasuruan, 373 Orang Diberangkatkan

PASURUAN | gatradaily.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasuruan secara resmi melepas keberangkatan…

23 jam ago

Guru Ngaji di Pamekasan Jadi Tersangka Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Dua Anak

PAMEKASAN | gatradaily.com – Polres Pamekasan menetapkan seorang oknum guru ngaji berinisial MD (71), warga…

1 hari ago

KIM Gempar Raih Juara 2, Revitalisasi Komunitas Informasi Masyarakat Pasuruan Kian Menguat

PASURUAN | gatradaily.com – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Gempar Randupitu menorehkan prestasi dengan meraih Juara…

1 hari ago

Polemik Kepemilikan Yayasan Pancawahana Bangil Berlanjut, PCNU Tegaskan Status Legal Unuba

PASURUAN | gatradaily.com – Polemik saling klaim kepemilikan Yayasan Pancawahana Bangil yang menaungi Universitas Nahdlatul…

1 hari ago

Bhayangkari Polres Pasuruan Kota Tanam Pohon, Peringati Hari Kemala Bhayangkari ke-46

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Bhayangkari Cabang Polres Pasuruan Kota menggelar aksi penanaman pohon dalam…

1 hari ago