Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum BRN Tegaskan Tak Ada Perdamaian dalam Kasus Dugaan Pengeroyokan di Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – Isu adanya upaya perdamaian dalam kasus dugaan pengeroyokan yang diduga melibatkan anggota ormas Sakera terkait unit Toyota Innova Reborn di Kabupaten Pasuruan dibantah tegas oleh kuasa hukum korban.

Kuasa hukum Buser Rentcar Nasional (BRN), Dodik Firmansyah, memastikan perkara tersebut tidak akan diselesaikan melalui jalur damai maupun restorative justice (RJ).

“Saya tegaskan, tidak ada perdamaian. Kasus ini harus diproses sampai tuntas sesuai hukum yang berlaku,” kata Dodik Firmansyah saat dihubungi, Senin (26/1/2026).

Menurut Dodik, kondisi kendaraan kliennya saat ditemukan menunjukkan adanya indikasi tindak pidana serius. Ia menyoroti pelepasan GPS serta penggantian pelat nomor kendaraan yang dinilai bukan perbuatan sepele.

“GPS dilepas dan pelat nomor diganti. Ini bukan kebetulan dan mengarah pada dugaan perbuatan pidana yang terencana,” ujarnya.

Dodik menambahkan, pihaknya terus mengawal proses penyidikan dan berkoordinasi dengan penyidik Polres Pasuruan agar perkara tidak berhenti di tengah jalan. Ia menyebut, terdapat indikasi dua orang yang berpotensi ditetapkan sebagai tersangka, meski keputusan sepenuhnya berada di tangan penyidik.

“Sementara ini mengarah pada dua orang. Tidak ada kompromi dalam perkara ini,” tegasnya.

Ia juga membantah adanya pihak yang menghubungi untuk menawarkan penyelesaian di luar jalur hukum, termasuk isu tawaran nominal tertentu. “Tidak ada. Tidak pernah ada komunikasi ke arah itu,” katanya.

Diketahui, peristiwa dugaan pengeroyokan terjadi pada 22 Desember 2025 sekitar pukul 01.00 WIB di Dusun Babatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo. Insiden bermula saat anggota BRN hendak mengamankan unit Toyota Innova Reborn milik H. Faisol yang disewa sejak 16 Desember 2025, namun kemudian hilang kontak.

Mobil tersebut akhirnya ditemukan dalam kondisi GPS dilepas dan pelat nomor diganti. Saat hendak diamankan, pihak yang menguasai kendaraan diduga memanggil puluhan orang yang mengatasnamakan ormas Sakera, sehingga berujung pada dugaan pengeroyokan dan perusakan kendaraan.(ze/syn)

Redaksi

Recent Posts

Polres Pasuruan Klarifikasi Kendaraan Dinas Masih Gunakan Pelat Nomor Lama

PASURUAN | gatradaily.com – Polres Pasuruan memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai penggunaan pelat nomor lama…

23 jam ago

Polantas Menyapa, Cara Satlantas Pasuruan Bangun Dialog dengan Warga

PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan memaksimalkan program “Polantas Menyapa” sebagai…

2 hari ago

DPP YLBH Sarana Keadilan Rakyat Lantik Ketua Yayasan dan Empat Ketua Divisi

PASURUAN | gatradaily.com – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sarana Keadilan…

2 hari ago

Early Warning System Probolinggo Dinilai Lemah, Keselamatan Warga Terancam

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Sistem peringatan dini bencana (early warning system/EWS) di Kabupaten Probolinggo dinilai…

4 hari ago

Banjir Terjang Probolinggo, Aktivis Nilai Kinerja OPD Lemah Tangani Bencana

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten Probolinggo menuai kritik terkait penanganan bencana banjir dan longsor…

4 hari ago

Banjir Probolinggo Tewaskan Remaja 17 Tahun, Infrastruktur Rusak Parah

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Banjir yang melanda Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (17/1/2025) petang…

5 hari ago