Peristiwa

Karnaval HUT ke-80 RI di Oro-oro Wetan Tuai Sorotan: Kemacetan, Sound Horeg, Hingga Ambulans Terjebak

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Gelaran Karnaval HUT ke-80 RI di Desa Oro-oro Wetan&comma; Kecamatan Rembang&comma; Kabupaten Pasuruan&comma; berubah dari pesta rakyat menjadi sumber keluhan publik&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Acara yang berlangsung sejak Sabtu malam &lpar;6&sol;9&rpar; hingga Minggu &lpar;7&sol;9&rpar; dinilai buruk dalam manajemen&comma; hingga menimbulkan kemacetan parah dan insiden yang meresahkan warga&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Sejak Sabtu malam&comma; arus lalu lintas di jalur utama Bangil–Sukorejo tersendat akibat ribuan warga yang tumpah ruah ke jalan tanpa pengaturan lalu lintas yang jelas&period; Dentuman sound horeg menggema hingga dini hari&comma; menimbulkan kebisingan sekaligus menambah kekacauan&period;<&sol;p>&NewLine;<p><img class&equals;"alignnone size-full wp-image-10853" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gatradaily&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2025&sol;09&sol;Screenshot&lowbar;2025-09-08-01-35-11-542&lowbar;com&period;miui&lowbar;&period;mediaviewer-edit&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"1080" height&equals;"776" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Akibatnya&comma; ribuan kendaraan terjebak hingga hampir satu kilometer&period; Bahkan&comma; sebuah ambulans yang sedang membawa pasien dilaporkan ikut terjebak dalam antrean&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Panitia lebih sibuk mengurus parkiran daripada mengatur arus lalu lintas&period; Parkir saja dipatok Rp20 ribu&comma; tapi jalan macet total&comma;” keluh Furqon&comma; salah seorang pengguna jalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kondisi semakin memburuk pada Minggu &lpar;7&sol;9&rpar;&comma; saat puncak karnaval digelar&period; Jalan utama ditutup total&colon; arus kendaraan dari utara dihentikan sejak jembatan layang&comma; sementara dari selatan dialihkan mulai dari Tempat Pemrosesan Akhir &lpar;TPA&rpar; Wonokerto&period; Ribuan pengendara terpaksa memutar balik dan mencari jalur alternatif&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Tak berhenti di situ&comma; penggunaan hiburan sound horeg dengan tarian perempuan di atas panggung—yang ironisnya digelar tepat di depan SDN 4 Oro-oro Wetan—memicu kecaman warga&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Joget di panggung dengan lampu kelap-kelip&comma; persis di depan sekolah dasar&period; Sama sekali tidak mendidik&comma;” ujar seorang warga yang keberatan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kehadiran aparat keamanan pun dipertanyakan&period; Kapolsek Rembang mengaku tidak berada di lokasi saat cek sound berlangsung&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Kami sudah mengimbau saat rapat koordinasi agar panitia mematuhi aturan&comma;” ujarnya singkat&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Terkait seorang anak kecil yang hilang kesadaran diduga punya riwayat jantung lemah saat phroton audio sampai digaris finish&comma; Kapolsek menambahkan&comma; &OpenCurlyDoubleQuote;Yang piket sudah saya suruh lidik&period;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Namun fakta lapangan berbicara lain&colon; kemacetan mengular&comma; ambulans terhalang&comma; anak kecil dilaporkan jatuh sakit&comma; dan warga dikecewakan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Karnaval yang semestinya menjadi ruang ekspresi budaya dan kebersamaan&comma; justru meninggalkan catatan buruk akibat lemahnya manajemen panitia serta minimnya pengawasan aparat&period;&lpar;tim&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Ribuan Warga Blokir Pantura Pasuruan Protes Latihan Tempur Marinir, Klaim Ada Peluru Nyasar

PASURUAN | gatradaily.com – Ribuan warga Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, memblokir Jalur Pantura Surabaya-Banyuwangi, Kamis…

11 jam ago

Kasus Dugaan Penggelapan Kas Pasar Desa Randupitu, Tipidkor Polres Pasuruan Periksa Pelapor dan Ketua BPD

PASURUAN | gatradaily.com – Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Pasuruan mulai memeriksa sejumlah…

17 jam ago

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Probolinggo Rp1,07 Miliar Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Proyek revitalisasi SMA Negeri 1 Kota Probolinggo yang menelan anggaran Rp1,07…

1 hari ago

Proyek Gedung MAN 2 Kota Probolinggo Rp2,8 Miliar Diduga Gunakan Pasir Tak Sesuai Standar, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Type-2 di MAN 2 Kota…

1 hari ago

Sertifikat PTSL Randupitu Masuki Tahap Akhir, Kades: NIB Sudah Terbit untuk Sejumlah Bidang Tanah

PASURUAN | gatradaily.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol,…

2 hari ago

TKD Sukoreno Kembali Disiapkan, Dugaan Off-road dan Aliran Uang Sewa Jadi Sorotan

PASURUAN | gatradaily.com – Aktivitas alat berat kembali terlihat di kawasan Tanah Kas Desa (TKD)…

2 hari ago