<p style="text-align: justify;"><em><strong>PROBOLINGGO</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – Proyek peningkatan Ruas Jalan Tambakrejo-Lumbang (R.222) di Kabupaten Probolinggo senilai Rp 1.495.065.213 yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026 diduga tidak dikerjakan sesuai spesifikasi teknis.</p>
<p style="text-align: justify;">Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, proyek yang dikerjakan oleh CV Vitruvius Architechtura dengan konsultan pengawas CV Citra Nusa Persada itu memiliki masa pelaksanaan sejak 6 Juli hingga 2 November 2026.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari hasil pemantauan di lokasi, ditemukan sejumlah dugaan ketidaksesuaian dalam proses pekerjaan. Di antaranya penggunaan batu bulat pada pekerjaan pondasi, campuran pasir dan semen yang diduga tidak sesuai takaran serta proses pengadukan yang disebut tidak menggunakan mesin molen.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pekerjaan pemasangan pondasi batu disebut tidak diawali dengan lapisan pasir semen. Material pasir yang digunakan juga diduga masih mengandung banyak unsur tanah. Tak hanya itu, saat pekerjaan berlangsung, tim di lapangan mengaku tidak menemukan pelaksana proyek maupun konsultan pengawas.</p>
<p style="text-align: justify;">Temuan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kualitas konstruksi jalan apabila terbukti tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam dokumen kontrak.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mengonfirmasi temuan tersebut, Gatradaily mengirimkan permintaan klarifikasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo serta pihak kontraktor pelaksana pada Senin (3/8/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam surat klarifikasi itu, media meminta penjelasan terkait dugaan temuan di lapangan, hasil pengujian mutu pekerjaan, langkah evaluasi yang telah dilakukan, perintah perbaikan apabila ditemukan penyimpangan, hingga kepastian keberadaan pengawas selama pekerjaan berlangsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo maupun pihak kontraktor pelaksana belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Warga yang melintasi ruas Jalan Tambakrejo-Lumbang berharap pemerintah daerah segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut. Mereka menginginkan pembangunan jalan dilakukan sesuai standar agar kualitas infrastruktur tetap terjaga dan aman digunakan masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Berita ini akan diperbarui apabila pihak Dinas PUPR Kabupaten Probolinggo maupun kontraktor pelaksana memberikan hak jawab atau penjelasan resmi terkait dugaan tersebut.(ze)</p>

KARAWANG | gatradaily.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang menerima kunjungan edukasi dari 10…
PASURUAN | gatradaily.com – Puluhan warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Geruduk Mapolsek Beji,…
PASURUAN | gatradaily.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp2.258.973.000…
PASURUAN | gatradaily.com – Seorang pria bernama Widi Nurcahyono, warga Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji,…
PROBOLINGGO | gatradaily.com – Sebuah rumah milik Muji Rahayu di Dusun Krajan, Desa Curah Tulis,…
PROBOLINGGO | gatradaily.com – Proyek penggantian empat jembatan di ruas Jalan Tongas-Lumbang-Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dilaporkan…