Pemerintahan

Dilaporkan Warganya ke Polisi, Kades Oro-Orobulu Pasuruan Angkat Bicara ; Semua Tuduhan dan Sebut Laporan Hoax

<p><strong>PASURUAN<&sol;strong> &vert; <em><span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;span><&sol;em> – Ramainya pemberitaan di media online tentang adanya pelaporan warga ke pihak Polres Pasuruan dengan dugaan penipuan dalam program PTSL yang dilakukan oleh Kepala Desa &lpar;Kades&rpar; Orobulu bernama Saikhu&period; Dengan didampingi Kuasa hukumnya Kades Robulu gelar konferensi pers menepis akan hal tersebut&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pasalnya&period; Saikhu Kades Oro-orobulu&comma; Kecamatan Rembang&comma; Kabupaten Pasuruan ini mengaku apa yang dilaporkan M&period; Fachrur Rozi ke Polres Pasuruan terkait dugaan penipuan di Program PTSL adalah tidak benar atau hoax&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Laporan yang dibuat oleh Fachrur Rozi itu tidak benar&comma; semua tuduhan itu hoax&comma;&&num;8221&semi; ujar Saikhu di konferensi pers pada Jumat&period; &lpar;31&sol;05&sol;2024&rpar; sore&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pihaknya juga mengaku heran dan kaget di saat ada berita di media online bahwa dirinya dilaporkan oleh warganya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Padahal menurutnya&comma; hubungan antar dirinya dengan Fahrur Rozi serta keluarga selama ini baik – baik saja dan tidak ada masalah&period; Bahkan jarak antara kediamannya dengan pelapor hanya berjarak sekitar 100 meter&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Antara saya dengan dia tidak ada masalah selama ini baik baik saja&period; Maka dari itu saya heran tiba tiba saja saya dilaporkan&period; Apalagi dituduh dengan disebut menerima uang sampai puluhan juta guna untuk biaya pengurusan tanah dalam program PTSL&comma;&&num;8221&semi; jelas Saikhu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dirinya juga menjelaskan&comma;&&num;8221&semi; saya akan memaparkan sedikit kronologisnya&comma; sebenarnya Fahrur ini mendapatkan amanah dari Didik Santoso&comma; warga Tulungagung yang memiliki 30 bidang tanah di sini&period; Lantas&comma; dia datang untuk meminta bantuan&comma; Tatkala itu proses PTSL tahap 1 sudah selesai&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Maka dari itu saya sampaikan kalau untuk tahap 1 sudah selesai&period; Lalu dia memaksa untuk dibantu&period; Saya pun bilang nanti saja menunggu tahap 2&period; Namun Fachrur tetap memaksa dan menitipkan uang Rp 18 juta&comma;” tambahnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pada waktu itu&comma; lanjut Kades saya sempat menolak&period; Lah kok saya diisukan meminta&period; Tak wajarkan Keesokan harinya uang senilai 18 juta tersebut saya titipkanlah pada panitia&period; Karena kesepakatan dalam kepengurusan di PTSL dikenakan biaya 500 ribu rupiah perbidangnya&comma;&&num;8221&semi; paparnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lantas sisanya kemana&comma; Saikhu mengatakan uang itu masih utuh di panitia PTSL&period; Jadi&comma; ia tidak menggunakan uang itu&period; Makanya&comma; ia membantah dan menyebut cerita Fahrur Rozi itu hoax alias tidak benar sama sekali&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Saikhu menambahkan&comma; Dari awal minta tolong&comma; Fahrur Rozi tidak pernah menanyakan perkembangan pengurusan surat&period; Makanya&comma; ia heran ketika disebut tidak ada itikad baik ketika ditanya terkait dengan perkembangan pengurusan tanah&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Yayan Riyanto&comma; penesehat hukum Kades Orobulu mengakui&comma; dalam konteks ini&comma; kliennya dirugikan&period; Nama baik kliennya tercoreng akibat pengakuan bohong yang disampaikan oleh salah satu warganya ini&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami menghormati proses ini&period; Tapi&comma; saya minta kepada Fahrur Rozi untuk mempertanggung jawabkan pengakuannya yang tidak benar itu&period; Klien kami ini kepala desa loh&comma; jangan sembarangan kalau menuduh orang&period; Punya bukti apa&comma;” jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Berani menuduh harus berani menunjukkan buktinya&period; Mana buktinya kliennya meminta uang untuk pengurusan sertifikat dalam program PTSL&period; Jadi&comma; saya minta Fahrur Rozi meminta maaf dan mencabut pernyatan bohongnya&comma;” pungkasnya&period;&lpar;Syn&sol;Red&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

22 Dapur MBG di Probolinggo Dihentikan Sementara, BGN Soroti Masalah IPAL

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Operasional 22 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mitra Program Makan Bergizi…

1 jam ago

Pondok Pesantren Nurul Iman Lapas Karawang Wisuda 3 Santri, Tandai Akhir Masa Pidana dan Awal Kehidupan Baru

KARAWANG | gatradaily.com – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti Pondok Pesantren Nurul Iman di…

2 jam ago

Polres Pasuruan Ungkap 3 Kasus Menonjol, Pelaku Jambret Maut hingga Penembakan Airsoft Gun Ditangkap

PASURUAN | gatradaily.com – Polres Pasuruan mengungkap tiga kasus kriminal menonjol yang sempat menjadi perhatian…

8 jam ago

Bupati dan DPRD Pasuruan Bawa Aspirasi Warga ke DPR RI, Dorong Penyelesaian Konflik Agraria 65 Tahun

PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama DPRD Kabupaten Pasuruan membawa aspirasi ribuan warga…

9 jam ago

Mediasi di Perkim Pasuruan Berbuah Kesepakatan, Warga dan Pengembang AB Jaya Sepakati Pelebaran Jalan Jadi 7 Meter

PASURUAN | gatradaily.com – Polemik terkait penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di Perumahan AB Jaya,…

10 jam ago

TAMPERAK Koordinasi dengan BPK Jatim, Dorong Peran Publik Awasi APBD dan APBN

SURABAYA | gatradaily.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Jawa…

12 jam ago