PASURUAN | gatradaily.com  Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasuruan menggelar tes urin mendadak terhadap sopir dan kru bus di Terminal Pandaan, Selasa (17/3/2026), sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan narkotika selama arus mudik Lebaran.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan untuk memastikan awak angkutan umum dalam kondisi sehat dan bebas dari zat terlarang sebelum membawa penumpang menuju berbagai daerah tujuan.

Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasuruan, Masduki, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menjaga keselamatan perjalanan sekaligus menekan potensi penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Pasuruan.

“Upaya ini untuk meminimalkan potensi pelanggaran narkotika di Kabupaten Pasuruan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik,” ujar Masduki saat memantau pemeriksaan.

Sebanyak 20 sopir dan kru bus mengikuti tes urin secara bergiliran. Dari hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika, meski sempat ditemukan satu hasil positif semu.

Menurut Masduki, hasil tersebut terjadi karena pengaruh obat medis yang dikonsumsi secara legal oleh salah satu kru bus dan telah diverifikasi petugas.

“Ada satu hasil positif semu akibat obat medis. Setelah dilakukan pengecekan, dipastikan bukan penyalahgunaan narkotika,” katanya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada para sopir yang tetap menjaga kebugaran tubuh tanpa bantuan zat berbahaya,

“Untuk para pengemudi bus, kami imbau untuk selalu memprioritaskan istirahat yang cukup dan tidak memaksakan diri jika merasa kurang sehat,” tutupnya.(syn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *