Pemerintahan

APBD 2026 Pasuruan Ditekan Pemotongan Transfer Pusat, DPRD Dukung Langkah Efisiensi Pemerintah Daerah

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Pemerintah Kabupaten &lpar;Pemkab&rpar; Pasuruan melakukan penyesuaian besar dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah &lpar;RAPBD&rpar; 2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Langkah ini diambil setelah pemerintah pusat memangkas alokasi Transfer ke Daerah &lpar;TKD&rpar; sebesar Rp 594&comma;9 miliar atau turun 21&comma;70 persen dibandingkan tahun sebelumnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pasuruan H&period; M&period; Rusdi Sutejo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan&comma; Kamis &lpar;23&sol;10&sol;2025&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Samsul Hidayat itu digelar untuk menyampaikan nota pengantar Raperda APBD 2026&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Total TKD tahun 2026 mengalami penurunan signifikan&period; Kondisi ini tentu berpengaruh terhadap kemampuan fiskal daerah&comma; sehingga perlu direspons dengan langkah penyesuaian yang bijak&comma;” kata Rusdi&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Berdasarkan data yang dipaparkan&comma; total TKD untuk Kabupaten Pasuruan pada 2026 hanya mencapai Rp 2&comma;147 triliun&comma; menurun dari Rp 2&comma;741 triliun pada tahun anggaran 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Selain pemotongan dana transfer&comma; Pemkab Pasuruan juga harus menanggung tambahan beban belanja pegawai&period; Mulai tahun depan&comma; gaji 3&period;661 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja &lpar;PPPK&rpar; senilai Rp 230&comma;61 miliar akan sepenuhnya dibebankan pada APBD&comma; setelah sebelumnya dibiayai melalui Dana Alokasi Umum &lpar;DAU&rpar; Spesifik&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Selain itu&comma; belanja untuk 620 PPPK Paruh Waktu sebesar Rp 10&comma;1 miliar juga akan menjadi tanggungan daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Untuk menjaga stabilitas fiskal&comma; Pemkab Pasuruan akan memprioritaskan belanja wajib dan belanja mengikat&comma; sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 14 Tahun 2025&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Rusdi menjelaskan&comma; penyesuaian anggaran difokuskan pada dua aspek utama&period; Pertama&comma; aspek urgensi dan manfaat&comma; dengan menitikberatkan pada program yang mendukung Asta Cita&comma; 17 program prioritas daerah&comma; serta target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kedua&comma; pemenuhan kewajiban hukum&comma; yang meliputi pelayanan dasar di bidang pendidikan&comma; kesehatan&comma; dan belanja pegawai&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan&comma; Samsul Hidayat&comma; menilai langkah penyesuaian yang dilakukan pemerintah daerah merupakan bentuk tanggung jawab fiskal menghadapi kondisi yang tidak ideal&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Kami memahami tekanan fiskal yang dihadapi Pemkab&period; Karena itu&comma; DPRD akan mendukung upaya efisiensi&comma; sepanjang tetap mengutamakan kepentingan publik dan pelayanan dasar&comma;” ujar Samsul&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia menambahkan&comma; pembahasan Raperda APBD 2026 akan difokuskan pada penyelarasan program antara eksekutif dan legislatif agar tidak ada kegiatan yang tumpang tindih dan tetap sesuai dengan arah pembangunan daerah&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Intinya&comma; setiap rupiah yang dibelanjakan harus berdampak langsung pada masyarakat&comma;” tegasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Meski menghadapi keterbatasan fiskal&comma; Pemkab Pasuruan bersama DPRD berkomitmen menyusun APBD 2026 yang efektif&comma; transparan&comma; dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat&period;&lpar;gif&sol;syn&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Proyek Revitalisasi SMAN 1 Probolinggo Rp1,07 Miliar Diduga Tak Sesuai Spek, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Proyek revitalisasi SMA Negeri 1 Kota Probolinggo yang menelan anggaran Rp1,07…

14 jam ago

Proyek Gedung MAN 2 Kota Probolinggo Rp2,8 Miliar Diduga Gunakan Pasir Tak Sesuai Standar, Pengawasan Dipertanyakan

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru (RKB) Type-2 di MAN 2 Kota…

14 jam ago

Sertifikat PTSL Randupitu Masuki Tahap Akhir, Kades: NIB Sudah Terbit untuk Sejumlah Bidang Tanah

PASURUAN | gatradaily.com – Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Randupitu, Kecamatan Gempol,…

20 jam ago

TKD Sukoreno Kembali Disiapkan, Dugaan Off-road dan Aliran Uang Sewa Jadi Sorotan

PASURUAN | gatradaily.com – Aktivitas alat berat kembali terlihat di kawasan Tanah Kas Desa (TKD)…

2 hari ago

Mediasi Sengketa PTSL Randupitu Gagal, Kuasa Hukum Kades Pilih Lanjut ke Persidangan

PASURUAN | gatradaily.com – Upaya mediasi dalam sengketa Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di…

2 hari ago

Motor Hilang Saat Pemilik Bersiap Salat Subuh, Polisi Bekuk Terduga Pelaku

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi saat pemilik rumah bersiap…

2 hari ago