Pendidikan

Aliansi BEM Pasuruan Raya Tolak Wacana Pilkada Dipilih DPRD

PASURUAN | gatradaily.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Pasuruan Raya menyatakan penolakan terhadap wacana pengalihan mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Sikap tersebut disampaikan dalam pernyataan resmi Aliansi BEM Pasuruan Raya yang dirilis pada Minggu (11/1/26).

Mereka menilai pemilihan kepala daerah secara langsung merupakan wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dijamin oleh konstitusi.

Koordinator Umum Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Ubaidillah Abdi, mengatakan bahwa hak memilih pemimpin daerah adalah hak konstitusional warga negara yang tidak dapat dialihkan kepada mekanisme lain.

“Pemilihan kepala daerah secara langsung menjadi sarana utama partisipasi masyarakat dalam menentukan kepemimpinan di daerah,” kata Ubaidillah, Senin (12/1/26).

Senada dengan itu, Bendahara Umum Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Faisal Harun, menilai pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi memusatkan kekuasaan pada elite politik. Menurut dia, kondisi tersebut dapat mengurangi ruang partisipasi publik dalam proses demokrasi di tingkat daerah.

Faisal juga menambahkan bahwa mekanisme pemilihan tidak langsung berpotensi mengubah pola pertanggungjawaban kepala daerah, yang semestinya bertanggung jawab langsung kepada rakyat.

Sementara itu, Pengurus Aliansi BEM Pasuruan Raya, Faizun Atoillah, menegaskan bahwa mandat anggota DPRD yang dipilih melalui pemilihan umum tidak mencakup kewenangan untuk memilih kepala daerah. Ia menyebut DPRD memiliki fungsi utama dalam legislasi, anggaran, dan pengawasan.

“Pemilihan kepala daerah adalah hak politik rakyat yang dilaksanakan melalui pemilihan langsung,” ujar Faizun.

Koordinator Divisi Advokasi dan Gerakan Aliansi BEM Pasuruan Raya, M. Qommaruddin, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menyosialisasikan penolakan tersebut kepada mahasiswa dan masyarakat di wilayah Pasuruan Raya.

Ia juga menyebutkan bahwa aliansi akan menyiapkan langkah advokasi lanjutan seiring perkembangan wacana pengalihan mekanisme Pilkada.(gif/syn)

Redaksi

Recent Posts

Pengelolaan Sampah Mandiri Randupitu Menarik Perhatian DPRD Sampang

PASURUAN | gatradaily.com – Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten…

5 jam ago

Skandal Pembangunan Bandara KASA Situbondo: Material Tambang Ilegal Mengancam Proyek Strategis Nasional

SITUBONDO | gatradaily.com — Proyek pembangunan Bandara Kiai As’ad (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,…

7 jam ago

LSM Laporkan Dugaan Gratifikasi Rekrutmen THL RSUD Grati ke Polisi

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat…

10 jam ago

Di Bawah Pimpinan Kapolres AKBP Harto, Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi Terbongkar

PASURUAN | gatradaily.com – Kepolisian Resor Pasuruan membongkar jaringan pengedaran uang palsu lintas kabupaten hingga…

10 jam ago

Ketua LSM AGTIB Soroti Dugaan Truk Berpelat Mati di Proyek Sekolah Rakyat Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Indonesia Bersatu (LSM AGTIB) menyoroti dugaan…

13 jam ago

Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK, Akhir Kontroversi Panjang Kepemimpinannya

SURABAYA | gatradaily.com — Bupati Pati Sudewo akhirnya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi…

14 jam ago