Wabup Sidoarjo Sidak Betonisasi Jalan Kedungbanteng, Progres Baru 18 Persen

SIDOARJO | gatradaily.com – Wakil Bupati Sidoarjo Hj Mimik Idayana mendadak mengecek proyek betonisasi Jalan Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, Rabu (30/9/2026). Sidak dilakukan untuk memastikan pengerjaan jalan sepanjang 700 meter itu tidak molor dari target.

Saat sidak, pengerjaan proyek masih berada pada tahap pembangunan saluran drainase. Berdasarkan pemantauan di lokasi, progres pekerjaan hingga minggu ke-10 baru mencapai 18 persen.

Betonisasi jalan tersebut memiliki lebar sekitar 5 meter dan ditargetkan rampung pada 18 Desember 2026.

Mimik meminta kontraktor menambah sumber daya manusia agar pekerjaan dapat dipercepat. Ia menegaskan target penyelesaian tidak boleh terlambat.

“Sampai minggu ke-10 ini, progres mencapai 18 persen dari target. Bulan Desember tanggal 18 (2026) harus selesai. Sumber daya manusianya harus ditambah,” tegas Mimik.

Selain mengejar waktu, Mimik menyoroti kualitas pengerjaan drainase, khususnya pemasangan box culvert. Ia menyebut material box culvert yang digunakan telah memenuhi standar SNI. Namun, pemasangannya di sejumlah titik dinilai belum rapat dan perlu diperbaiki.

“Tapi, ada beberapa yang harus dibenerin karena banyak sekali box culvert ini pasangnya kurang pas. Kurang rapat,” ujarnya.

Menurut Mimik, kondisi tersebut perlu segera diperbaiki agar fungsi saluran drainase tidak terganggu. Ia juga meminta tiang-tiang listrik yang berada di jalur pemasangan box culvert segera dipindahkan.

Keberadaan tiang tersebut dinilai berpotensi mengganggu aliran air ketika hujan. Mimik juga meminta Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo melakukan normalisasi saluran di sisi kanan dan kiri Jalan Kedungbanteng.

Mimik menegaskan pengawasan terhadap proyek tersebut akan terus dilakukan. Ia bahkan berencana kembali turun ke lokasi ketika pekerjaan memasuki tahap pengecoran jalan.

“Nanti saat pengecorannya saya diinfo, saya mau cek itu,” katanya.

Ia ingin memastikan material yang digunakan dalam pengecoran sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Dalam sidak tersebut, Mimik juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kedungbanteng yang terdampak pembangunan jalan.

Peninggian Jalan Kedungbanteng mencapai sekitar 40 hingga 60 sentimeter. Kondisi itu membuat posisi jalan nantinya lebih tinggi dibandingkan sejumlah rumah warga.

Mimik meminta warga melakukan penyesuaian secara mandiri terhadap elevasi rumah masing-masing.

“Karena jalan ini lebih tinggi daripada rumah penduduk, maka secara otomatis warga harus mandiri meninggikan rumahnya,” ucapnya.

Sementara itu, Konsultan Pengawas proyek, Aris, mengatakan pekerjaan betonisasi Jalan Kedungbanteng dimulai pada Agustus 2026.

Saat ini pekerjaan difokuskan pada plengsengan sungai dan pemasangan box culvert untuk saluran drainase. Kedua pekerjaan tersebut ditargetkan selesai pada minggu ke-20 sebelum dilanjutkan dengan pengecoran jalan.

Aris optimistis target penyelesaian proyek dapat tercapai. Namun, pihaknya juga berupaya melakukan percepatan agar pekerjaan selesai sebelum memasuki puncak musim penghujan.

“Sebenarnya schedule-nya masih panjang. Masih 18 Desember. Nah kita usahakan kalau bisa ada percepatan. November ini sudah selesai supaya nggak sampai hujan,” pungkasnya.(syn)*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup