PASURUAN | gatradaily.com – Menjelang bulan Ramadhan, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mulai merasakan kelangkaan LPG 3 kilogram (kg). Di tengah kondisi tersebut, Tim Mabes Polri menggerebek sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi pengoplosan LPG bersubsidi 3 kg ke tabung 12 kg nonsubsidi, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dikutip dari pagiterkini.com, kedatangan tim penegak hukum dari pusat itu menarik perhatian warga sekitar. Didampingi aparat kepolisian setempat, petugas langsung memasuki gudang yang selama ini dikenal tertutup dan menimbulkan kecurigaan masyarakat.

Sejumlah warga menyebut, di dalam gudang ditemukan tumpukan tabung LPG berbagai ukuran yang diduga siap dipasarkan secara ilegal. “Polisinya banyak. LPG di dalam gudang juga banyak yang diamankan,” ujar seorang warga.

Menurut warga, aktivitas di lokasi tersebut sudah lama menimbulkan tanda tanya. Truk-truk besar disebut kerap keluar masuk area gudang, sementara pintu selalu tertutup rapat setelah kendaraan melintas.

“Sudah lama memang. Ada truk keluar masuk, tapi gudangnya selalu tertutup. Warga curiga, tapi takut bicara,” katanya.

Warga lainnya menambahkan, aktivitas mencurigakan itu diduga berlangsung selama dua hingga tiga bulan terakhir. Saat penggerebekan, aparat juga mengamankan dua unit truk bermuatan LPG dan satu kendaraan pikap. Salah satu truk bahkan dievakuasi menggunakan mobil derek.

“Ada dua truk berisi LPG dan satu pikap. Bahkan salah satu truk dibawa pakai derek,” ucapnya.

Sementara itu, Sutris, warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, mengaku kesulitan mendapatkan LPG bersubsidi dalam beberapa waktu terakhir. Ia berharap aparat menindak tegas pihak-pihak yang terlibat apabila dugaan pengoplosan tersebut terbukti.

“Kalau benar ini oplosan, warga kecil yang susah cari LPG. Harus ditindak tegas,” katanya.

Ia juga meminta aparat mengusut tuntas pihak yang diduga berada di balik aktivitas gudang tersebut tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penggerebekan tersebut. Awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memastikan kronologi dan status hukum perkara ini.(ze/afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *