Daerah

Ribuan Warga Prigen Tolak Pembangunan di Hutan Tretes, Pansus DPRD Janji Keluarkan Rekomendasi

<p><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Ribuan warga Prigen yang tergabung dalam masyarakat peduli lingkungan menggelar aksi penolakan terhadap rencana pembangunan di kawasan Hutan Tretes&comma; Kecamatan Prigen&comma; Kabupaten Pasuruan&comma; Minggu &lpar;29&sol;3&sol;2026&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam aksi tersebut&comma; warga menolak alih fungsi lahan seluas 22&comma;5 hektar di kawasan Hutan Produksi Perhutani Petak 50 yang direncanakan menjadi kawasan wisata alam terpadu oleh PT Stasiun Kota Sarana Permai&period;<&sol;p>&NewLine;<p><img class&equals;"alignnone size-full wp-image-13330" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gatradaily&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2026&sol;03&sol;IMG-20260329-WA0006-scaled&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"2560" height&equals;"1449" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p>Warga menilai pembangunan di kawasan berketinggian 1&period;018 meter di atas permukaan laut itu berpotensi merusak fungsi resapan air dan meningkatkan risiko banjir bandang serta longsor&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Kami menolak alih fungsi hutan karena ini benteng terakhir resapan air bagi wilayah Prigen&comma;” ujar salah satu orator di hadapan massa&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Selain berorasi&comma; massa juga membacakan lima tuntutan&comma; di antaranya mendesak penghentian total pembangunan&comma; moratorium izin di kawasan sabuk hijau lereng Gunung Arjuno&comma; serta peninjauan ulang sertifikat hak guna bangunan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Ketua Pansus DPRD Kabupaten Pasuruan&comma; H&period; Sugiyanto&comma; yang hadir di lokasi menyatakan pansus telah bekerja selama hampir enam bulan mengumpulkan data dari berbagai pihak&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurut dia&comma; gerakan masyarakat mulai berdampak karena investor disebut telah mundur dari rencana pembangunan real estate&comma; meski masih ada wacana pengembangan resort dan wisata terpadu&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&OpenCurlyDoubleQuote;Insya Allah akhir April rekomendasi pansus akan kami keluarkan&comma;” kata Sugiyanto&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat keamanan&period; Warga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntutan mereka dipenuhi&period;&lpar;syn&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

CV Tak Aktif Diduga Tetap Garap Proyek BOS di Probolinggo, LPK Soroti Potensi Pelanggaran

PROBOLINGGO | gatradaily.com – CV Dial Konstruksi diduga tetap mengerjakan proyek sarana dan prasarana di…

12 jam ago

Studi Kelola Sampah di Randupitu, Ponpes Ngalah Pelajari Pengolahan Limbah Berbasis Masyarakat

PASURUAN | gatradaily.com – Pondok Pesantren Ngalah melakukan kunjungan studi pengelolaan sampah ke Desa Randupitu,…

2 hari ago

Pemusnahan Barang Bukti Inkracht, Kejari Bangil Libatkan Forkopimda Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangil memusnahkan ribuan barang bukti tindak pidana umum…

3 hari ago

Truk Pasir Dicegat di Tongas Probolinggo, Sopir Keluhkan Sulit Cari Nafkah

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Aksi penghadangan truk pengangkut pasir kembali terjadi di perbatasan Desa Tanjung…

3 hari ago

Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kelalaian Finance dalam Kasus BPKB Mobil di Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – Devi Inayatus Syobakha (30), warga Dusun Sudan, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo,…

5 hari ago

Babinsa Gagalkan Percobaan Curanmor di Depan SDN Kalipang 1 Grati, Satu Pelaku Ditangkap

PASURUAN | gatradaily.com – Aksi percobaan pencurian sepeda motor di depan SDN Kalipang 1, Kecamatan…

5 hari ago