Entertainment

Razia Penutupan Cafe di Diwarnai Aksi Anarkis dan Pengancaman Sejumlah Warga Nogosari

PASURUAN | gatradaily.com – Aksi masa  penutupan Cafe di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan oleh sejumlah warga diwarnai aksi anarkis dan pengancaman pada salah satu pemilik cafe. Senin (25/03/2024) malam.

Dalam aksi massa tersebut, secara membabi buta, massa membakar ban mobil, dan merusak fasilitas yang ada di tiga lokasi, yaitu Pertokoan Meiko, Pasar Klangkung dan Nampes.

Warga kesal lantaran Cafe-cafe yang menyediakan Rom Karaoke nekat buka di bulan suci Ramadhan, berbagai tanggapan dilontarkan beberapa masyarakat di wilayah Kabupaten Pasuruan, ada yang mendukung dan tidak sedikit pula yang mengecamnya karena beberapa warga Desa Nogosari melakukan hal yang anarkis.

Kami sangat menyangkan penutupan beberapa Cafe tersebut dengan kekerasan dan pengerusakan, seharusnya ada cara-cara yang damai untuk melakukan penutupan, apalagi aksi anarkis tersebut ada beberapa Satpol PP dan pihak Kepolisian.

“Disaat warga mulai anarkis seharusnya Satpol PP dan pihak Kepolisian bisa mencegahnya karena negara kita negara hukum, ada cara-cara yang lebih elegan untuk menutup Cafe-cafe tersebut, terlepas dari sebelumnya ada kesepakatan antara pihak pengelola Cafe dengan pihak Pemdes Nogosari disaat bulan suci Ramadhan Cafe-cafe dilarang beroperasi atau buka, apapun alasannya tindakan anarkis dan intimidasi tidak bisa dibenarkan,” ujar salah satu warga saat melihat aksi penutupan tersebut.

Sementara itu, Komari pemilik Cafe Rahayu mengatakan, saat malam atau di bulan suci Ramadhan kami memang tetap buka namun bukan menyediakan karaoke seperti yang sebelumnya.

“Saat bulan Ramadhan, kami hanya berjualan kopi, teh dan berbagai macam Es, untuk Rom Karaoke sudah tutup atau tidak ada layanan buat pengunjung, karena kita patuh dan sepakat sama Pemdes Nogosari selama bulan suci Ramadhan tidak ada layanan Karaoke,” ujar pemilik Cafe tersebut.aLebih lanjut ia mengatakan, seharusnya pihak warga tidak melakukan hal-hal yang anarkis apalagi sampai ada pengerusakan, Bahkan ada beberapa warga mengancam dan memukul saya, dibicarakan secara kekeluargaan kan bisa.

“Kami sangat menyayangkan mengapa waktu warga berbuat anarkis dengan mengerusak fasilitas Cafe, Satpol PP, Camat, Kades hanya diam saja, tidak ada yang melerai, ini kan negara hukum dan atas kejadian yang saya alami beserta beberapa pemilik Cafe, hari ini, Selasa (26/03/2024), kami melaporkan ke Polres Pasuruan atas dugaan pengerusakan dan ancaman yang kami alami,” tegasnya. (syn)

Redaksi

Recent Posts

Pengelolaan Sampah Mandiri Randupitu Menarik Perhatian DPRD Sampang

PASURUAN | gatradaily.com – Persoalan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten…

22 jam ago

Skandal Pembangunan Bandara KASA Situbondo: Material Tambang Ilegal Mengancam Proyek Strategis Nasional

SITUBONDO | gatradaily.com — Proyek pembangunan Bandara Kiai As’ad (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur,…

1 hari ago

LSM Laporkan Dugaan Gratifikasi Rekrutmen THL RSUD Grati ke Polisi

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Gerakan Rakyat…

1 hari ago

Di Bawah Pimpinan Kapolres AKBP Harto, Jaringan Uang Palsu Lintas Provinsi Terbongkar

PASURUAN | gatradaily.com – Kepolisian Resor Pasuruan membongkar jaringan pengedaran uang palsu lintas kabupaten hingga…

1 hari ago

Ketua LSM AGTIB Soroti Dugaan Truk Berpelat Mati di Proyek Sekolah Rakyat Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Gerakan Indonesia Bersatu (LSM AGTIB) menyoroti dugaan…

1 hari ago

Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK, Akhir Kontroversi Panjang Kepemimpinannya

SURABAYA | gatradaily.com — Bupati Pati Sudewo akhirnya ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Operasi…

1 hari ago