Kriminal

Pengelolah Minyak Bekas Dari PT. Ultra Prima Abadi Jadi Sorotan Publik.

Gatradaily.com | Pasuruan – Pasca ramainya pemberitaan terkait limbah atau bekas minyak olahan dari hasil produksi PT. Ultra Prima Abadi (Tango) yang dinaungi oleh ‘OT Group’ yang beralamatkan di jalan Keceling, Desa Kemiri Sewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, banyak menuai sorotan di masyarakat maupun para aktivis pecinta lingkungan, hal ini dikarenakan minyak yang diberikan kepada Karang Taruna Desa setempat dijual lagi ke pengepul yang berada di Desa Tunggul Wulung, Kecamatan Pandaan, ini membuat salah satu aktivis pecinta lingkungan LPK-Barata menanyakan tentang izin pengangkuatan serta pengelolahanya.

Suhadak, yang disebut-sebut warga sebagai penerima atau pembeli limbah minyak dari PT. Ultra Prima Abadi melalui Karang Taruna untuk dikelola kembali di gudang miliknya yang berada di tengah sawah dengan cara dibakar dan diambil sisa minyaknya.

“Saya menilai apa yang dilakukan Suhadak dengan mengelola kembali minyak bekas tersebut kurang higinis, sebab saya melihatnya langsung di lokasi proses penyulinganya, jauh dari kata higinis dan lagi lokasinya atau gudang yang dipergunakan untuk mengelolah dan menimbun minyak bekas tersebut saya menduga kuat belum memiliki izin,” ungkap warga yang enggan disebut namanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, saya dengar-dengar, Suhadak punya beking atau ada yang menguati dari oknum anggota Kepolisian hingga ia berani mengelolah limbah minyak bekas tersebut.

“Saya dengar-dengar bekingnnya ada dua dari oknum Kepolisian yang satunya berdinas di Polda Jatim, yang bernama (F) inisial, dan yang satu dari Polres Pasuruan inisal (S),” terangnya.

Sementara itu, Sudahak saat dikonfirmasi ke No Hpnya melalui aplikasi whatsap tentang ijin minyak dan keterlibatan oknum anggota yang berdinas di Polda Jatim dan Polres Kabupaten Pasuruan, dirinya mengatakan, saya hanya pengepul minyak goreng bekas yang digunakan untuk bahan bakar bio disel.

“Bohong dan sangat tidak benar kalau minyak bekas/minyak jelantah yang saya olah menjadi minyak curah itu tidak benar,” balasnya dalam pesan singkat.

Dengan adanya temuan tersebut, beberapa awak media akan berkoordinasi dengan pihak-pihak yang terkait termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan.(Syn/tim)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi
Tags: Headline

Recent Posts

Bupati Sidoarjo Minta Dinkes Petakan Kebutuhan 31 Puskesmas

SIDOARJO | gatradaily.com – Bupati Sidoarjo H. Subandi meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memetakan kebutuhan fasilitas…

6 jam ago

Tegar Sukmawan Dipromosikan Jadi Kasubsie Pengelolaan Rutan Magetan

PASURUAN | gatradaily.com – Pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil, Tegar Sukmawan, mendapat…

20 jam ago

Bupati Sidoarjo Minta Pengawasan SPPG Diperketat Usai 567 Santri Diduga Keracunan

SIDOARJO | gatradaily.com – Bupati Sidoarjo Subandi meminta pengawasan terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)…

21 jam ago

Business Day di PCC Pasuruan Pertemukan 15 UMKM dengan Calon Mitra Bisnis

PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah…

1 hari ago

Bupati Sidoarjo Pastikan Tak Ada Yang Meninggal, Santri Korban Dugaan Keracunan Dilayani Maksimal

SIDOARJO | gatradaily.com – Bupati Sidoarjo H. Subandi mengecek langsung kondisi ratusan santri Pondok Pesantren…

1 hari ago

Ratusan Santri Sidoarjo Keluhkan Pusing dan Muntah Usai Santap MBG, Bupati Pantau Penanganan

SIDOARJO | gatradaily.com – Ratusan santri di Pondok Pesantren Manba’ul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin,…

1 hari ago