Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan berdialog dengan mahasiswa saat aksi di halaman kampus, Jumat (13/2/2026).
<p style="text-align: justify;"><em><strong>PASURUAN</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Pasuruan menggelar aksi damai di halaman rektorat kampus, Jumat (13/2/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka menuntut kejelasan terkait mandeknya regenerasi organisasi mahasiswa serta belum terealisasinya pembagian jas almamater dan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM).</p>
<p style="text-align: justify;">Aksi dipimpin Koordinator Lapangan Nur Wahyu H dan berada di bawah tanggung jawab Presiden Mahasiswa UNU Pasuruan, M. Ubaidillah Abdi. Massa sempat menyampaikan kekecewaan karena Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan tidak hadir menemui peserta aksi.</p>
<p style="text-align: justify;">Situasi berangsur kondusif setelah Rektor UNU Pasuruan turun langsung menemui mahasiswa dan menggelar audiensi terbuka di halaman kampus.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam orasinya, perwakilan aliansi menilai penundaan Kongres Mahasiswa telah menghambat regenerasi dan dinamika organisasi.</p>
<p style="text-align: justify;">Mereka juga menyinggung hak mahasiswa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, mahasiswa mempersoalkan belum didistribusikannya jas almamater dan KTM, meski kewajiban administrasi telah dipenuhi. Mereka menyebut keterlambatan tersebut berdampak pada akses fasilitas akademik dan identitas resmi mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Menanggapi tuntutan itu, Rektor menyatakan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan yang ada. Ia menjanjikan kejelasan dalam waktu dekat.</p>
<p style="text-align: justify;">“Segala hal yang dirasa buntu di kampus kita, insyaallah dalam waktu yang sangat dekat, bahkan tidak sampai 3&#215;24 jam, itu sudah bisa terjawab,” ujar Rektor di hadapan mahasiswa.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai tindak lanjut, aliansi menyerahkan dokumen policy brief dan pakta integritas kepada pihak rektorat untuk ditandatangani. Dokumen tersebut memuat kajian hukum serta tenggat waktu penyelesaian tuntutan.</p>
<p style="text-align: justify;">Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal komitmen tersebut dan mempertimbangkan langkah lanjutan apabila tidak ada realisasi sesuai kesepakatan.(ze/afd)</p>

PASURUAN | gatradaily.com – Kelangkaan dan antrian panjang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) menjadi pemandangan…
PASURUAN | gatradaily.com – Sidang ketiga gugatan warga terkait Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)…
PROBOLINGGO | gatradaily.com – Aliansi Masyarakat SAE Patenang mendesak pemerintah segera melakukan verifikasi lapangan terkait…
PASURUAN | gatradaily.com – Sebidang Tanah Kas Desa (TKD) di Dusun Kesiman, Desa Sukoreno, Kecamatan…
PASURUAN | gatradaily.com – Audiensi terkait polemik pengukuran ulang tanah Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap…
PASURUAN | gatradaily.com – Kebijakan mutasi enam kepala dusun di Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan, Kabupaten…