Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, meninjau langsung layanan bakti sosial kesehatan mata di RSUD Tongas.(Foto: Kominfo)
<p style="text-align: justify;"><em><strong>PROBOLINGGO</strong></em> | <span style="color: #ff0000;"><em><strong>gatradaily.com</strong></em></span> – Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui RSUD Tongas menggandeng John Fawcett Foundation (JFF) dan Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar bakti sosial layanan kesehatan mata gratis, Sabtu (11/4/2026).</p>
<p style="text-align: justify;">Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280 sekaligus HUT ke-24 RSUD Tongas.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-13435" src="https://gatradaily.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260411-WA0018.jpg" alt="" width="637" height="328" /></p>
<p style="text-align: justify;">Bakti sosial tersebut meliputi pemeriksaan mata gratis, pembagian kacamata, pemasangan bola mata palsu, hingga operasinya katarak tanpa biaya bagi masyarakat.</p>
<p style="text-align: justify;">Program ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, di antaranya PT Paiton Energy, PT POMI, Komatda, dan Perdami.</p>
<p style="text-align: justify;">Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, yang sering disapa (Gus Haris) meninjau langsung pelaksanaanya kegiatan di berbagai titik layanan, mulai dari ruang pemeriksaan, distribusi kacamata, hingga ruang operasi katarak.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia didampingi Direktur RSUD Tongas dr. Catur Prangga Wardana, Direktur RSUD Waluyo Jati dr. Yessi Rahmawati, serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Hariawan Dwi Tamtomo.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam pelaksanaannya, operasi katarak gratis ditargetkan menjangkau 200 pasien selama tiga hari, dengan rincian 70 pasien pada hari pertama, 60 pasien hari kedua, dan 70 pasien pada hari ketiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, pemasangan bola mata palsu dilakukan kepada 10 pasien, sementara layanan pengobatan dan kacamata gratis diberikan tanpa batasan jumlah, dengan syarat seluruh peserta terlebih dahulu menjalani proses skrining.</p>
<p style="text-align: justify;">Gus Haris mengatakan, kegiatan ini memiliki manfaat besar, khususnya bagi penderita katarak yang berpotensi mengalami kebutaan. Dengan penanganan yang tepat, mereka diharapkan dapat kembali melihat dan menjalani aktivitas secara mandiri.</p>
<p style="text-align: justify;">“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Para penderita katarak bisa kembali melihat dengan baik sehingga lebih produktif dan mandiri,” ujarnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Ia menambahkan, kegiatan tersebut bertujuan memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta mendorong deteksi dini gangguan penglihatan, terutama katarak sebagai salah satu penyebab utama kebutaan.</p>
<p style="text-align: justify;">Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga medis, dan lembaga mitra menjadi kunci dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata.</p>
<p style="text-align: justify;">“Semoga program ini benar-benar membantu dan meringankan penderitaan masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan,” kata Gus Haris.(ze)</p>

PASURUAN | gatradaily.com – Kepolisian Resor Pasuruan mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan gas LPG bersubsidi di…
PASURUAN | gatradaily.com — Rumah milik Soleh (57), warga Dusun Sumber Telur, Desa Kedungrejo, Kecamatan…
PASURUAN | gatradaily.com — Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Wrati…
PASURUAN | gatradaily.com – DPRD Kabupaten Pasuruan menggelar rapat paripurna penyampaian rekomendasi komisi-komisi terhadap Laporan…
PASURUAN | gatradaily.com – Pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah kembali menjadi perhatian publik,…
TULUNGAGUNG | gatradaily.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung menggelar tes urine bagi petugas…