Peristiwa

Petugas Lalu Lintas Dikritik Usai Ambulans Terhenti di Proyek Jalan Bangil–Wonokerto

<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;"><em><strong>PASURUAN<&sol;strong><&sol;em> &vert; <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;em><&sol;span> – Polemik insiden ambulans yang dihentikan petugas proyek pemeliharaan berkala Jalan Bangil–Wonokerto terus bergulir&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Setelah warga Desa Wonokerto&comma; Kecamatan Sukorejo&comma; meluapkan kekecewaannya&comma; sejumlah pihak kini ikut menyayangkan lemahnya pengawasan di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Insiden terjadi saat ambulans yang membawa pasien terpaksa berhenti karena jalur ditutup oleh petugas lapangan dari CV Semeru Karya Perkasa&comma; kontraktor pelaksana proyek&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Warga menilai penutupan akses tanpa mempertimbangkan situasi darurat merupakan bentuk kelalaian&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Supri&comma; warga setempat&comma; menegaskan bahwa ambulans semestinya menjadi prioritas utama&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Ambulans harusnya diprioritaskan&period; Ini menyangkut nyawa manusia&comma;” ujarnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kekecewaan warga kian menguat setelah muncul dugaan bahwa beberapa kendaraan proyek melintas di atas lahan milik warga tanpa persetujuan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Gunawan&comma; warga lainnya&comma; mengatakan aktivitas itu dilakukan tanpa pemberitahuan dan tanpa koordinasi dengan pemilik lahan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Mereka bekerja semaunya sendiri&period; Tidak ada komunikasi&comma; padahal masyarakat yang paling terdampak&comma;” ucapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">KBO Satlantas Polres Pasuruan&comma; Hendik&comma; menyatakan bahwa kepolisian sebenarnya sudah menyiagakan personel untuk mendukung kelancaran perbaikan jalan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Menurutnya&comma; langkah rekayasa lalu lintas dan pengalihan arus telah disiapkan sejak awal&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Kita sudah mem-floating anggota untuk strong point dan membantu pengalihan arus&period; Dari arah utara sudah kita belokkan ke kiri menuju Rembang tembus Balai Desa Kenduruan&period; Papan bicara juga sudah dipasang sebagai imbauan kepada pengguna jalan maupun pelaksana proyek&comma;” ujar Hendik saat dikonfirmasi via sambungan telepon WhatsApp&period; Rabu &lpar;19&sol;11&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia menambahkan akan menghubungi Kanit Turjawali untuk memastikan personel di lokasi menindaklanjuti setiap kondisi darurat di lapangan&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Meski kepolisian memastikan telah menyiapkan mekanisme pengaturan lalu lintas&comma; kritik terhadap implementasinya tetap muncul&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Samsul Warga Beran&comma; Desa Oro-Oro Ombo Wetan&comma; menyesalkan keberadaan mobil patwal di lokasi proyek yang dinilai tidak menjalankan fungsi pengawasan dengan maksimal&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Ia mengaku melihat anggota yang seharusnya bertugas berjaga justru duduk di warung sekitar proyek&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">&OpenCurlyDoubleQuote;Sebenarnya mobil patwal itu fungsinya apa kalau hanya sekadar ngopi&quest; Padahal bunyi sirene ambulans sangat kencang&comma;” ujarnya&period; Kamis &lpar;20&sol;11&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Kritik tersebut memperkuat tuntutan warga agar instansi terkait memperketat pengawasan dan menegakkan prosedur keselamatan selama proyek berlangsung&period;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; justify&semi;">Hingga berita ini ditayangkan&comma; pihak kontraktor maupun dinas teknis belum memberikan keterangan tambahan terkait evaluasi pasca-kejadian&period;&lpar;ze&sol;syn&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Pemdes Randupitu Salurkan BPNT untuk 237 KPM, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran

PASURUAN | gatradaily.com — Pemerintah Desa Randupitu kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat…

6 menit ago

Pemkab Pasuruan dan Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Rp6,39 Miliar

PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersama Kantor Bea Cukai Pasuruan memusnahkan barang kena…

6 jam ago

Ratusan Ribu Pil Double L dan Sabu Siap Edar Digagalkan, Pemuda 20 Tahun Ditangkap di Kamar Kos Sukorejo

PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Reserse Narkoba Polres Pasuruan menggagalkan peredaran ratusan ribu butir obat…

1 hari ago

Ketua KORMI Pasuruan Dorong Kolaborasi dan Inovasi Olahraga Masyarakat

PASURUAN | gatradaily.com – Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pasuruan, drg. Merita Ariestya…

2 hari ago

Kerja Bakti “Jumat ASRI” di Bundaran Apollo, DPRD dan Forkopimda Temukan Sampah Mengarah Aktivitas Asusila

PASURUAN | gatradaily.com – Kegiatan kerja bakti bertajuk “Jumat ASRI” yang digelar di kawasan Bundaran…

3 hari ago

Pelayanan Humanis dan Cepat, Samsat Malang Kota Jaga Kepercayaan Wajib Pajak

KOTA MALANG | gatradaily.com – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang prima terus ditunjukkan Kantor Bersama…

3 hari ago