Kriminal

Ngeri..!! Ada Dugaan Dana APBN Sosialisasi Cegah Tangkal BPOM RI Dibuat Bancakan

<p>Malang &vert; Gatradaily&period;com &&num;8211&semi; Sosialisasi cegah tangkal BPOM RI yang seharusnya menjadi sarana komunikasi&comma; Informasi dan Edukasi masyarakat selenggarakan di wilayah Malang raya diduga sarat dengan permainan dan manipulasi sejumlah oknum panitia&period; &lpar;11&sol;01&sol;24&rpar;<&sol;p>&NewLine;<p>Hal tersebut patut diduga karena dengan adanya praktek pemotongan dana transpot yang seharusnya untuk peserta sosialisasi&comma; dipotong 50rb&comma; hingga 100rb&comma; oleh sejumlah oknum dengan berbagai dalih&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Salah satu tokoh masyarakat yang enggan dipublish namanya mengungkapkan&comma; praktek pemotongan uang transportasi di setiap kegiatan sosialisasi kerap terjadi dan dilakukan oknum yang terlibat dalam kepanitiaan lokal yang bertugas&period;<&sol;p>&NewLine;<p><img class&equals;"alignnone size-medium wp-image-3791" src&equals;"https&colon;&sol;&sol;gatradaily&period;com&sol;wp-content&sol;uploads&sol;2024&sol;01&sol;IMG-20240117-WA0082-300x169&period;jpg" alt&equals;"" width&equals;"300" height&equals;"169" &sol;><&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Kuat dugaannya uang pemotongan transport tersebut dikumpulkan ke seseorang yang bertugas sebagai panitia kordinator desa &lpar;Kordes&rpar;&comma; untuk kemudian disetorkan ke atasan mereka yaitu&comma; Kordinator kecamatan &lpar;korcam&rpar;&comma;&&num;8221&semi; ungkapnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dirinya menambahkan&comma; berharap agar tidak terjadi secara terus menerus&comma; maka sudah seharusnya hal tersebut dievaluasi untuk merubah mekanisme penyalurannya agar tepat sasaran sehingga warga bisa menerima haknya sesuai dengan yang dianggarkan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Menurutnya proses pemberian transport kepada peserta yang dikumpulkan secara kolektif oleh Panlok ditingkat bawah sangat rawan manipulasi&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Seperti yang terjadi saat ini&comma; pemotongan uang transportasi oleh panitia lokal &lpar;Panlok&rpar; banyak dikeluhkan warga&comma; modusnya oknum Panlok mengaku dapat memasukkan data penerima transport tanpa melalui mekanisme yang ada&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dugaan sementara&comma; modus yang digunakan beberapa oknum tersebut dengan memperjual belikan undangan kepada beberapa pihak&comma; dengan dalih jika tidak membayar sejumlah uang&comma; maka&comma; warga tidak bisa mendapatkan undangan sebagai peserta sosialisasi&comma; warga desa tertarik atas tawaran tersebut dengan menjadi peserta sosialisasi BPOM&comma; mereka bisa bertemu langsung dengan tokoh yang notabene adalah idola mereka&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Kuat dugaan oknum tersebut bermain disetiap adanya penyelenggaraan kegiatan sosialisasi cegah tangkal BPOM RI maupun BPOM Surabaya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Praktek penyelewengan pemotongan transport ini terjadi di beberapa titik yang berada di wilayah Malang raya&comma; modusnya adalah dengan alasan untuk transpot para panitia penyelenggara&comma;&&num;8221&semi; terangnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Lebih lanjut dirinya menyatakan&comma; bahwa tindakan memotong transpot dengan dasar pemerataan juga tidak dibenarkan&comma; baik oknum panitia maupun pihak penyelenggara&period;<&sol;p>&NewLine;<p>&&num;8220&semi;Letak persoalannya adalah pada akurasi data penerima transport&comma; jika memang tranport itu diberikan kepada pihak yang membutuhkan&comma; tentu tak perlu dipotong untuk kepentingan yang lain&comma;&&num;8221&semi; jelasnya&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Warga masyarakat yang mengikuti sosialisasi harus memahami&comma; jika uang tersebut merupakan hak mereka dan tidak ada potong memotong oleh pihak-pihak yang mengatas namakan Panlok untuk kepentingan apa pun&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Jadi apakah ada keterlibatan oleh oknum Mafia Sosialisasi yang tidak diketahui oleh BPOM RI dan apa tindakannya mengingat uang yang dipergunakan merupakan dana APBN&period; Hingga berita ini ditayangkan&comma; pihak media akan mengkonfirmasi pihak-pihak terkait&comma; guna sebagai perimbangan sebuah pemberitaan&period; &lpar;Bersambung&sol;tim&rpar;<&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Share
Published by
Redaksi
Tags: Headline

Recent Posts

SAE PATENANG Laporkan Dugaan PETI di Desa Boto, Probolinggo

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Aliansi masyarakat SAE PATENANG melaporkan dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI)…

4 jam ago

SAE PATENANG Sebut Potensi PAD dari Tambang di Desa Boto Capai Rp 8,8 Miliar per Tahun

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Aliansi Masyarakat SAE PATENANG menyoroti dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD)…

20 jam ago

SAE PATENANG Soroti Dugaan Manipulasi Retribusi Tambang Tras di Probolinggo

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Aliansi Masyarakat SAE PATENANG mendatangi Kantor Bupati Probolinggo, Jumat (14/8/2026), untuk…

20 jam ago

Kasun di Semare Ditangkap karena Diduga Terlibat Peredaran Sabu

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Seorang perangkat Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, berinisial MI…

1 hari ago

LIRA Desak Kejaksaan Jemput Bola Dugaan Pidana Pajak Tambang di Probolinggo

PROBOLINGGO | gatradaily.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LIRA Kabupaten Probolinggo mendesak Kejaksaan Negeri Probolinggo…

1 hari ago

Aksi Hadang Pengendara di Jalur Malang-Surabaya Dibongkar, 7 Tersangka Diamankan

PASURUAN | gatradaily.com – Polres Pasuruan mengungkap rangkaian aksi pengeroyokan dan pencurian dengan kekerasan (curas)…

1 hari ago